
hariansuara.com, Los Angeles - Bintang pop Amerika Serikat Ariana Grande menyebutkan ia akan mengadakan konser amal bagi para korban bom bunuh diri di Manchester.
Ariana, 23, melansir hal tersebut lewat akun Instagramnya. Namun jadwalnya konser belum ditentukan.
Bom bnuh diri pada Senin lalu di Mancheseter Arena, menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 100 warga lainnya. Kebanyakan mereka anak-anak muda. Persitiwa itu terjadi sesaat setelah Ariana menyelesaikan konsernya. Treagedi tersebut membuatnya membatalkan sejumlah jadwal konser di London dan Eropa hingga 5 Juni.
"Saya akan kembali ke Manchester lagi untuk menghabiskan waktu bersama para penggemar saya. Dan mengadakan konser amal sebagai penghormatan bagi para korban. Serta menggalang dana bagi mereka beserta keluarganya. Saya akan memberikan informasi rinci setelah ada kepastian," tulis Ariana.
Penyanyi pop itu juga mencuitkan tautan ke suatu laman penggalanan dana bagi para korban yang diatur oleh Manchester Evening News. Sejauh ini, dana yang terkumpul mencapai sekitar 1,7 juta pound (sekitar Rp28,9 miliar).
Ariana sebelumnya melalui Twitter menyatakan bahwa perasaannya hancur atas serangan oleh warga kelahiran Inggris, Salman Abedi, itu. Kelompok IS menyatakan bertanggung jawab atas bom bunuh diri tersebut.
Ariana pulang ke rumahnya di Florida pada Selasa. Di Instagram, ia mengatakan bahwa konser `Dangerous Woman` yang ia lakukan dimaksudkan sebagai "ruang bagi para penggemar saya, tempat pelepasan bagi mereka, untuk merayakan, untuk menyembuhkan, untuk merasa aman dan menjadi diri sendiri." (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU