Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Film Indonesia Meraih Best Short Film Maker Award di Asia Peace Film Festival

Entertainment
26 Sep 2017
Film Indonesia Meraih Best Short Film Maker Award di Asia Peace Film Festival

 

hariansuara.com, Islamabad – Film drama pendek karya sutradara Indonesia Harvan Agustriansyah,The Silent Mob (2016) berhasil meraih Best Short Film Maker Award di Asia Peace Film Festival (APFF).

 

Film ini berhasil menyisihkan lima nominasi dari 37 film fiksi, yaitu Mary Mother (Afghanistan), Alan (Iran), Dadyaa: The Woodpeckers of Rotha (Nepal), Saad’s Olive Tree (Iran), dan Chelipa (Iran).

 

Asia Peace Film Festival  2017 ini  diselenggarakan pada tanggal 18-21 September 2017 di Islamabad bersama oleh Pakistan National Council of Art (PNCA) dan Kementerian Informasi, Penyiaran dan Warisan Nasional Pakistan, Badan Sensor Film (CFCB), dan United Nations Information Center (UNIC) Islamabad.

 

Festival film dengan tema “Celebrating Diversity, Harnessing Harmony”, diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Perdamaian Sedunia, 21 September 2017. APFF melibatkan 30 negara di kawasan Asia, diantaranya, Afghanistan China, Filipina, Indonesia, Iran, Irak, Jepang, Korea Selatan, Lebanon, Malaysia, Pakistan, Singapura, Suriah, Sri Lanka, Turki, Yordania, dan Vietnam.

 

Pada penyelenggaraan APFF Duta Besar RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri mendorong KBRI untuk berperan aktif dalam mempromosikan social budaya keberagaman karya Indonesia di Pakistan. Perwakilan dari KBRI Islamabad, Deny Tri Basuki pada saat penerimaan penghargaan menyampaikan terimakasih kepada pihak penyelenggara APFF atas terpilihnya karya anak bangsa.

 

Panitia penyelenggara menjelaskan penyelenggaraan APFF dilatarbelakangi perbedaan etno-kultural yang menjadikan kawasan Asia kaya akan lasekap sinematografis dalam warisan budaya beragam, berbagi legenda, persilangan masa lampau dan jalinan masa depan.  APFF menjadi ajang bagi kalangan sineas Asia untuk berbagi untuk mendorong penciptaan karya seni perfilman dalam rangka memajukan narasi perdamaian di Asia.

 

Panitia APFF membagi empat kategori film, yaitu: (i) Fiction; (ii) Documentary; (iii) Micromentry; dan (iv) Animation dengan kategori pemenang: (i) Best Short Film Award; (ii) Best Documentary Award; (iii) Best Animation Award; (iv) Best Micromentary Award; dan (v) Student Award.

 

Dalam perhelatan film tersebut, insan perfilman Indonesia mengirimkan beberapa kategori film, yaitu Kategori Fiction: The Silent Mob (2016), sebuah film drama pendek karya sutradara Harvan Agustriansyah, Kategori Documentary: Karatagan Ciremai (2016), karya sutradara Ady Mulyana.

 

Indonesia juga memutarkan film pendek yang tidak diperlombakan, yaitu Bunga dan Tembok (Eden Junjung), Ijum Bologo (Husin), Pangreh (Harvan Agtriansyah); Reform (M. Ramza Ardyputra), dan Sepanjang Jalan Satu Arah (Bani Nasution), 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X