
hariansuara.com, India - Aktris India Deepika Padukone menanggapi ancaman pembunuhan yang dilakukan atas perannya dalam sebuah film Bollywood. Dia mengatakan marah dan kecewa tapi tidak takut terhadap ancaman tersebut.
Rilis film Padmavati yang dibintanginya ditunda setelah seorang politisi dari Partai Bharatiya Janata (PBJ) menawarkan akan membayar hadiah sebesar 1,5 juta dollar untuk siapa saja yang berani memenggal kepala Deepika Padukone dan sutradara Sanjay Leela Bhansali.
Protes terhadap film tersebut dilakukan oleh kelompok Hindu, sementara Suraj Pal Amu, koordinator media utama untuk BJP di negara bagian Haryana utara mengatakan kepada kantor berita ANI pada hari Minggu "akan memberi penghargaan kepada orang-orang yang memenggal mereka dengan 10 crore rupee".
Film yang dibuat pada abad ke-14 ini menggambarkan kehidupan ratu Padmini ini telah dikritik oleh kelompok sayap kanan yang salah mengartikan sejarah dengan menunjukkan adegan cinta antara ratu dan seorang penjajah Muslim.
Menanggapi ancaman kematian yang dikenakan padanya atas perannya dalam film tersebut, Paukone mengatakan kepada Mirror Mumbai, "Nah, pada saat ini, sebagai wanita, seniman dan warga negara di negara ini saya merasa marah, saya merasa dikecewakan dan saya juga merasa lucu."
"Saya tidak akan pernah merasa takut. Rasa takut bukanlah emosi yang pernah saya identifikasi."tambahnya.
Namun, Al Jazeera melaporkan seruan itu tidak mewakili BJP. Juru bicara partai menaggapi tanggapan komentar Amu mengatakan ada aturan hukum di Haryana dan tidak ada yang bisa mengeluarkan fatwa semacam itu.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU