hariansuara.com, Jakarta - Jakarta electronic bromance Randy Danistha dan Nara Anindyaguna, yang juga dikenal sebagai Kronutz dan Mjolnir, sekarang membuat kolaborasi yang solid dengan membawa elemen elektronik analog penuh ke dalam musik mereka. Kolaborasi ini resmi berjalan dengan nama Random Brothers.
Random Brothers adalah singkatan dari nama panggung mereka yang sebenarnya, Random Brothers by Blood. Pemikiran di balik nama mereka adalah bahwa hal-hal random (acak).
"Baik Randy atau Nara, percaya bahwa musiknya bisa membawa warna yang baru di industri musik Indonesia dengan menciptakan budaya baru dan membawa instrumen mutakhir seperti modular synthesizer. Proyek musik ini didukung juga oleh komunitas Indomodular, Melodia Music, dan STEVESMITH Production, sebuah rumah produksi mandiri oleh Randy dan Nara yang telah melakukan beberapa scoring untuk film blockbuster dan merek-merek terkenal." tulis Random Brothers dalam siaran persnya belum lama ini.
Dua single dalam genre techno dari Random Brothers yang berjudul Do Not Stalk dan Let's Talk About Us resmi mereka rilis pada pertengahan Januari 2018 kemarin. Lagu Do Not Stalk mencerminkan kebiasaan masyarakat untuk mengetahui setiap objek dan informasi tertentu. Di sisi lain, single kedua yakni Let’s Talk About Us bercerita tentang orang-orang yang mencoba dan mau menjadi sorotan publik dengan melakukan segala cara dan pada akhirnya akan bermain dalam frekuensi yang sama untuk bertemu orang-orang dalam frekuensi yang sama.
Single Random Brothers Let's Talk About Us ini pun juga digunakan dalam film yang akan datang oleh Christian Sugiono, disutradarai oleh Dom Dharmo yang berjudul Panda Project.
Album sedang dalam pembuatan dan akan dirilis pada tahun 2018. Album ini akan terdiri dari 20 lagu terbaik Random Brothers dimana membutuhkan waktu tiga tahun untuk produksi agar album ini terdengar sempurna.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU