.jpeg)
hariansuara.com, Jakarta - Dalam perjalanan hidup tidak seorang pun terlewatkan dari masalah maupun kesulitan. Sejatinya, hidup adalah ujian. Untuk menghindari maupun mengatasi masalah atau kesulitan itu, ketahanan mental merupakan hal penting. Berikut ini perilaku yang membentuk ketahanan mental menurut inspirator sekaligus motivator, Teng Hui.
1. Perilaku Bersabar
Kesabaran merupakan modal utama dan mulia, sehingga kekuatan mental menjadi tangguh dalam mengarungi kehidupan yang dipenuhi tantangan dan masalah serta kesulitan. Kesabaran merupakan modal tercapainya tujuan kita, sehingga hidup menjadi damai dan bahagia.
Di sisi sebaliknya, marah adalah salah satu akar kotoran batin yang sangat berbahaya buat diri sendiri dan berbahaya buat lingkungan. Secara umum seseorang yang mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan harapannya menjadi jengkel, sehingga berkembang menjadi marah.
Sikap demikian sesungguhnya merupakan akar permasalahan dari problem itu sendiri. Penyelesaian masalah dengan kemarahan sangat riskan membuahkan penyelesaian yang konyol, merugikan, dan menyebabkan kekuatan mental menjadi rapuh. Sebagai dampaknya, potensi diri semakin terpuruk dan kondisi hidup menjadi menderita.
2. Perilaku Mengendalikan
Dengan kesadaran kita berlatih mengendalikan nafsu keinginan melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan dan pikiran terhadap semua obyek-obyek yang berkontak. Kita mengendalikan indera agar tidak terbelenggu oleh pengalaman suka atau duka, bahwasanya suka duka adalah tidak kekal, mulai dari timbul, bertahan, berubah dan berlalu.
Jika kita tidak sadar untuk bertekad mengendalikan nafsu keinginan, suka atau duka akan menguasai, sehingga kehidupan kita terombang-ambingkan. Kondisi buruk, yaitu terombang-ambing, akan menyerang dan berakhir pada penderitaan. Perilaku mengendalikan yang kuat merupakan Pertapaan yang berpotensi kuat dalam memberikan ketegaran dan keterbebasan.
3. Perilaku Menenteramkan.
Dengan sadar kita berlatih menaklukkan kotoran batin agar tidak berkembang dalam hati dan tidak membiarkan batin diliputi dan dicengkeram oleh ketegangan dari pikiran buruk. Melalui peredaman kotoran batin inilah ketenteraman dapat muncul secara alami. Kedamaian merupakan perilaku yang sangat luhur dengan cara mengikis kotoran batin. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU