
hariansuara.com, Jakarta - Tekad adalah kemauan kuat yang pasti, bermula dari keyakinan yang teguh dengan maksud yang baik dan benar untuk mencapai tujuan.
Kebanyakan orang mempunyai tujuan hidup yang mau dicapai dalam kurun waktu tertentu yang sudah di cita-citakan yang disebut target. Tekad dan target adalah pasangan yang tidak bisa dipisahkan. Tekad tak mungkin ada tanpa target. Target tanpa tekad akan sulit diraih.
"Munculnya tekad perlu didukung oleh nilai-nilai kebaikan karena kebaikan inilah yang mengantar seseorang mencapai target, yang sebaliknya keburukan mengarahkan ke keterpurukan." kata Teng Hui, Inspirator dan Motivator kepada hariansuara.com.
"Kebaikan patut dicanangkan sebagai penjuru, senantiasa melakukannya terlepas perbuatan baik itu dihargai atau diremehkan, dipuji ataupun dicela. Kebaikan tetaplah baik, tidak berubah menjadi jelek, sehingga kita bisa menyikapi dengan bijak untuk meredam kecewa dan sedih, bahkan bisa kita bangkitkan Tekat untuk menyemangati berbuat kebaikan untuk mencapai target."
Target bagi orang yang penuh kesadaran akan makna kehidupan adalah tercapainya kebahagiaan sejati yaitu lenyapnya penderitaan dengan memadamkan kotoran batin berupa nafsu keinginan, keserakahan, kebencian dan memahami realita kehidupan yang baik dan benar.
Bagi orang yang telah jelas targetnya, penuh tekadnya, dan memunculkan kualitas-kualitas bermanfaat, yaitu kualitas-kualitas mulia, dan memadamkan hal-hal yang merugikan dalam menggapai target. Hidupnya menjadi penuh semangat dan sukacita, selalu sadar, murni dalam perbuatan, memiliki pengendalian diri, perilaku bermoral. Orang demikian ini akan hidup tanpa penyesalan, tanpa kesenduan.
"Marilah kita memulai bertekad dalam hal-hal bijak, yaitu bertekad menghindari, menyakiti semua makhluk, mengambil barang yang tidak diberikan (dengan itikad mencuri), berbuat asusila, berbohong dan mengkonsumsi minuman keras penyebab mabuk." katanya.
Bertekad untuk memiliki materi dengan cara yang baik dan benar dan menggunakan harta dengan bijak. Terbebas dari hutang dan terbebas dari hal-hal tercela. Dengan bertekad untuk berbudi luhur dan hidup mulia, orang akan dipuji dan dihargai oleh orang-orang bijak. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU