Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

5 Fakta Menarik Nur Wijaya Kusuma Mahasiswa Termuda UGM

Inspirasi
07 Aug 2018
5 Fakta Menarik Nur Wijaya Kusuma Mahasiswa Termuda UGM

hariansuara.com, Jakata - Nama Nur Wijaya Kusuma disebutkan dalam upacara penerimaan mahasiswa baru UGM 2018 di lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) Senin (6/8).

Tanpa dinyana Nur Wijaya adalah mahasiswa termuda yang diterima masuk UGM tahun akademik 2018/2019 dalam usia 15 tahun 3 bulan 6 hari. Nah, beriktu ini beberapa fakta menarik tentang dirinya yang menjadi mahasiswa termuda UGM.

1. Berasal dari Solo

Wijaya, panggilan akrabnya, berasal dari Solo. Dia diterima di Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik melalui jalur SNMPTN.

2. Ikut Kelas Akselerasi 

Wijaya menuturkan dirinya mengikuti kelas akselerasi atau percepatan sejak bangku Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Menjalani pendidikan SD selama 5 tahun lalu SMP 2 tahun dan SMA 2 tahun. 

“Mulai SD sampai SMA saya kelas akselerasi di SD 16 Surakarta, lalu SMP 9 Surakarta, dan SMA 2 Surakarta,” ungkapnya dalam laman UGM, dikutip hariansuara.com, Selasa, (7/8).

3. Belajar Terus Tak Lupa Bermain

Pilihan mengambil kelas akselerasi sejak pendidikan dasar bermula saat pria kelahiran 18 Mei 2003 ini berada di bangku PAUD. Kala itu ada yang memberi tahu dengan menempuh pendidikan sejak muda dengan cepat menjanjikan banyak hal yang lebih baik kedepannya. 

“Saat PAUD diceritakan kalau semua bisa diselesaikan dengan cepat kedepannya bisa lebih santai. Saya pun ikut kelas akselerasi dan orang tua juga mendukung,”paparnya.

Mengikuti kelas akselerasi bukanlah hal yang mudah. Di usia yang masih belia dia harus mempertahankan nilai agar bisa terus ada di kelas percepatan ini. Kendati begitu, di tengah padatnya jadwal sekolah dia tetap bisa bermain seperti anak-anak seusianya.

“Senin-Sabtu fokus belajar, lalu Minggunya untuk santai dan main-main,” kata Wijaya yang hobi bermain game ini.

4.  Ayahnya Alumnus Teknik Nuklir UGM 

Anak tunggal dari pasangan Sapta Kusuma Brata dan Uswatun Khasanah ini mengaku sangat senang ketika mengetahui dirinya diterima masuk di UGM. Dengan begitu dia bisa meneruskan jejak sang ayah yang juga kuliah di UGM. Sang ayah merupakan alumnus Teknik Nuklir UGM yang kini berprofesi sebagai guru SMA.

Dia tidak menyangka akan menjadi mahasiswa termuda di UGM pada tahun ajaran baru ini. Apa yang telah diraih saat ini merupakan buah kerja keras dan dukungan serta doa kedua orang tuanya. “Saya itu sebenarnya anak biasa saja, cuma beruntung karena doa orang tua,” katanya merendah.

5. Target Lulus 3 Tahun

Ia memilih Jurusan Teknik Elektro karena jurusan ini memiliki prospek kerja yang menjanjikan di masa depan. Di awal masuk UGM ini pun dia berharap bisa menjalani perkuliahan dengan lancar dan bisa lulus dalam waktu yang singkat.

“Targetnya lulus 3 tahun dan setelahnya masih belum kepikiran akan kerja dimana. Kalau orang tua menyarankan lanjut S2 biar tidak terlalu muda saat kerja,” pungkasnya. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X