.jpeg)
hariansuara.com, Jakarta - Berpendidikan tinggi dengan mendapatkan banyak pengetahuan dan keterampilan, sehingga mempunyai banyak konsep dan teori adalah idaman banyak orang. Akan tetapi banyak orang tidak menyadari ,bahwa semua ini tidak menjanjikan kesuksesan.
"Sudah menjadi realita di dunia kerja bahwa seseorang yang berpendidikan tinggi tidak selalu sukses besar. Ini jamak terjadi di dalam perusahaan dikarenakan pengetahuan tentang konsep dan teori serta keterampilan yang diperoleh dari perguruan tinggi sering membuatnya tinggi hati dan hanya dipakai untuk meremehkan dan mencemooh orang lain," tutur Teng Hui, seorang Inspirator kepada hariansuara.com.
Teng Hui mengatakan, mereka banyak mengoceh tentang konsep dan teori. Setiap saat berbicara ia akan menunjukkan bahwa dirinya hebat. Sebaliknya, kegagalan yang terjadi, alasan dia, dikarenakan birokrasi dan prosedur yang berlaku di dalam perusahaan. Orang demikian ini cenderung sangat jaga statusnya sebagai lulusan perguruan tinggi. Ia takut menjadi bahan cemoohan, sehingga akibatnya kurang berani mengambil risiko.
"Pengetahuan yang ia dapat dari perguruan tinggi itulah yang ia manfaatkan untuk membuat kilah dan mengambinghitamkan pihak lain atau lingkungan sekitar sebagai biang keladi kegagalan," tambahnya.
Perlu disadari bahwa lingkungan kerja dan birokrasi tidak identik dengan sesuatu yang negatif. Kalaupun lingkungan kerja dan atau birokrasi yang ada itu dinilai negatif, maka konsep, keterampilan dan teori serta pengetahuannya adalah bekal atau alat unggulan baginya untuk membenahinya.
Sebenarnya konsep, keterampilan dan teori serta pengetahuan luas adalah baik. Tetapi akan lebih baik lagi jika dilengkapi dengan kewaspadaan akan sikap mental yang positif.
Dengan memiliki kewaspadaan sikap mental positif, muncul potensi keberanian dalam mengambil risiko menghadapi tantangan. Ia tidak mudah menyerah. Kritikan dan cemoohan mampu diubahnya menjadi umpan balik untuk mengembangkan diri. Dengan mengubah diri, keadaan pun menjadi tampak berbeda dan tidak menghimpitnya lagi.
Punya pengetahuan yang luas dan keterampilan yang cukup bukan berarti tidak diperlukan lagi. Kewaspadaan terhadap sikap mental positif. Konsep yang baik dan teori yang hebat tidak menjanjikan sukses, jika tidak digunakan secara cerdas. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU