.jpg)
hariansuara.com, Jakarta - Kepala Organisasi Penerbangan Iran pada hari Jumat menolak laporan bahwa sebuah rudal menghantam pesawat penumpang Ukraina di wilayah udara Teheran pada hari Rabu.
"Kami yakin tidak ada rudal yang menabrak pesawat Ukraina," kata Ali Abedzadeh.
Pesawat yang terbakar itu terbang 90 detik di udara, kata Abedzadeh. Selain itu, arah dan tempat kecelakaan pesawat menunjukkan pilot sedang mencoba untuk kembali ke bandara.
Ditanya mengapa pilot tidak memberitahu bandara tentang kembalinya pesawat, ia mengatakan pilot tidak punya waktu untuk menghubungi karena ia harus menyelamatkan pesawat.
"Setiap komentar tentang serangan rudal di pesawat itu bukan pandangan ahli," kata Abedzadeh yang menepis klaim pejabat AS dan Kanada tentang kemungkinan pesawat terkena rudal.
Penyebab kecelakaan pesawat penumpang akan diumumkan setelah Iran dapat membaca data kotak hitam.
Tetapi karena kotak hitam rusak, Iran membutuhkan perangkat lunak dan perangkat keras tertentu yang tidak tersedia di Iran untuk membacanya.
Iran mungkin meminta bantuan dari negara lain untuk memulihkan data kotak hitam.
Pada hari Rabu, sebuah pesawat penumpang Boeing 737 Ukraina dengan 176 orang di dalamnya jatuh di dekat Teheran Iran, yang bertepatan dengan serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer AS di Irak. Semua penumpang tewas dalam kecelakaan itu.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU