Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Roket Hantam Pangkalan Udara Irak yang Menampung Pasukan AS

Internasional
13 Jan 2020
Roket Hantam Pangkalan Udara Irak yang Menampung Pasukan AS

hariansuara.com, Jakarta - Roket-roket menghantam pangkalan udara Irak di utara Baghdad tempat pasukan AS berpangkalan dan melukai empat tentara setempat.

Delapan roket jenis Katyusha mendarat di pangkalan udara Al-Balad, melukai dua perwira Irak dan dua penerbang.

Al-Balad adalah pangkalan udara utama untuk F-16 Irak, yang dibeli dari AS untuk meningkatkan kapasitas kekuatan udaranya.

Mayoritas pasukan dan pejabat militer AS telah dievakuasi menyusul ketegangan antara AS dan Iran selama dua minggu terakhir.

"Sekitar 90 persen penasihat AS, dan karyawan Sallyport dan Lockheed Martin yang berspesialisasi dalam pemeliharaan pesawat, telah dievakuasi ke Taji dan Erbil setelah ancaman," kata salah satu sumber.

"Tidak ada lebih dari 15 tentara AS dan satu pesawat di al-Balad," tambah sumber itu.

Pangkalan militer yang menampung pasukan AS menjadi sasaran serangan roket dan mortir dalam beberapa bulan terakhir yang sebagian besar telah melukai pasukan Irak, tetapi juga menewaskan satu kontraktor Amerika bulan lalu.

Kematian itu memicu serangkaian perkembangan dramatis, dengan AS melakukan serangan terhadap kelompok paramiliter pro-Iran di Irak serta konvoi yang membawa komandan Iran dan Irak di luar bandara Baghdad.

Faksi pro-Iran di Irak telah bersumpah untuk membalas dendam atas serangan itu, bahkan ketika Iran mengatakan pihaknya telah menanggapi dalam "proporsi" dengan menyerang pangkalan udara barat lain di mana tentara AS berada.

Serangan roket terhadap Zona Hijau keamanan tinggi Baghdad, tempat AS dan kedutaan besar lainnya berpangkalan bersama pasukan internasional masih berlangsung.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X