Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Ayatollah Ali Khamenei: Pembunuhan Atas Soleimani Adalah Tindakan Pengecut

Internasional
17 Jan 2020
Ayatollah Ali Khamenei: Pembunuhan Atas Soleimani Adalah Tindakan Pengecut

hariansuara.com, Jakarta - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari Jumat mengatakan bahwa pembunuhan yang dilakukan AS terhadap komandan Quds Iran, Qassem Soleimani adalah tindakan pengecut yang melukai prestise negara adidaya itu.

"Amerika tidak bisa menghadapi Soleimani di medan perang dan memukulnya dengan sembunyi-sembunyi," kata Khamenei.

"Sebagai balas dendam, rudal Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) yang menghujani pangkalan-pangkalan AS di Irak juga merupakan serangan militer terhadap AS sebagai negara adidaya."

Selain itu, jumlah besar orang Iran dalam upacara pemakaman Soleimani adalah "memalukan" bagi Amerika Serikat.  Orang-orang Iran dan juga orang-orang dari negara-negara regional memuji Soleimani dan membakar bendera AS dan Israel,"  katanya.

Pada upacara pemakaman Soleimani, jutaan orang Iran sekali lagi menunjukkan kesetiaan mereka pada Iran.

Pemimpin Iran mengatakan Soleimani adalah komandan anti-teror yang diakui oleh orang-orang di banyak negara.

Awal bulan ini, serangan udara AS di dekat bandara internasional Baghdad membunuh Soleimani dan sebagai balasan IRGC melancarkan beberapa serangan rudal ke pangkalan AS di Irak.

Khamenei juga mengecam langkah  Inggris, Perancis dan Jerman (E3) soal mekanisme penyelesaian sengketa dalam kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran.

"Pemerintah Iran seharusnya tidak mempercayai negara-negara Eropa ini dalam pembicaraan nuklir karena negosiasi mereka dibumbui dengan penipuan," kata Khamenei.

Menyinggung soal kecelakaan pesawat penumpang Ukraina baru-baru ini, Khamenei meminta pihak berwenang Iran untuk menyelidiki kecelakaan itu dan  mengatakan pemerintah Iran perlu secara serius mencegah agar insiden ini tidak terjadi lagi.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X