
hariansuara.com, Jakarta - Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Ma Xiaowei mengatakan pada hari Minggu (26 Januari) kemampuan penularan virus corona yang telah menewaskan 56 orang sejauh ini semakin kuat dan jumlah orang yang terkena infeksi dapat terus meningkat.
Ma menambahkan pengetahuan pemerintah tentang virus baru ini masih terbatas dan mereka tidak mengetahui jelas tentang risiko yang ditimbulkan oleh mutasi virus.
Korban tewas akibat virus di China telah meningkat menjadi 56 orang dan jumlah orang yang terinfeksi di seluruh negeri mendekati 2.000.
Pihak berwenang China sejauh ini melaporkan 1.975 kasus di seluruh negeri.
Presiden Xi Jinping memperingatkan bahwa China menghadapi "situasi yang mengerikan" ketika pihak berwenang berlomba untuk mengatasi penyakit yang telah menyebabkan pengabaian perayaan Tahun Baru Imlek secara luas di seluruh negeri dan fasilitas kesehatan yang meluap di Hubei.
Wuhan dan lebih dari selusin kota lain di provinsi itu "dikunci" dalam upaya karantina yang ditandai dengan penutupan transportasi dan pembatasan pergerakan lainnya.
Virus yang sebelumnya tidak diketahui telah menyebabkan kekhawatiran global karena kemiripannya dengan patogen SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan ratusan di seluruh daratan China dan Hong Kong pada 2002-2003.
Virus ini telah menyebar secara nasional di China dan kasus telah dilaporkan di beberapa negara lain hingga Amerika Serikat, Perancis, dan Australia.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU