hariansuara.com, Jakarta - Jumlah korban tewas akibat epidemi Virus Corona baru atau COVID-19 melonjak menjadi 2.000 orang pada hari Rabu (19 Februari) setelah 136 orang meninggal. Sementara jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China menjadi 74.185.
Korban tewas naik menjadi 2.004, dengan sebagian besar kematian berada di provinsi Hubei, tempat virus pertama kali muncul pada Desember.
Komisi Kesehatan Nasional melaporkan 1.749 kasus baru orang yang terinfeksi virus secara nasional, jumlah terendah kasus baru bulan ini. Di luar pusat epidemi hanya ada 56 kasus baru yang dilaporkan.
Sebuah studi yang dirilis oleh pejabat China mengatakan sebagian besar pasien memiliki kasus penyakit ringan, dan pejabat kesehatan menggambarkan angka yang melambat sebagai indikasi bahwa wabah virus dapat dikendalikan.
Presiden Xi Jinping, dalam panggilan telepon dengan perdana menteri Inggris, mengatakan langkah-langkah China mencapai kemajuan nyata.
Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan apakah penurunan ini akan berlanjut.
Pada hari Selasa direktur sebuah rumah sakit di pusat kota Hubei, Wuhan menjadi pekerja medis ketujuh yang meninggal karena COVID-19.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU