
hariansuara.com, Jakarta - Minum alkohol beracun di Iran untuk mencegah tertular dari virus corona telah mengakibatkan kematian sedikitnya 20 orang.
"Beberapa orang bodoh mengira bahwa konsumsi alkohol akan mencegah infeksi COVID-19," kata Kianush Jahanpur, kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran, dikutip Kantor Berita Buruh Iran (ILNA).
"Karena anggapan yang salah ini, selama dua hari terakhir, 331 orang dilaporkan teracuni karena konsumsi alkohol, dan 20 di antaranya telah meninggal," kata Jahanpur.
Dalam beberapa hari terakhir, warga di provinsi Teheran, Alborz dan Khuzestan diracuni dengan konsumsi alkohol yang kaya metanol, yang dianggap dapat mencegah tertular virus corona.
Minuman beralkohol dilarang di Republik Islam ini, tetapi beberapa menggunakan produk beralkohol yang diselundupkan atau yang disuling di rumah membawa kandungan bahaya metanol tinggi yang dapat membuat orang sakit atau bahkan menyebabkan kematian karena keracunan.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU