Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

New York Jadi Epicentrum Pandemi Covid-19 di AS

Internasional
24 Mar 2020
New York Jadi Epicentrum Pandemi Covid-19 di AS

hariansuara.com, Jakarta - Jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di New York City telah mencapai 13.119 pada Senin malam waktu setempat, menurut data  Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins.

Dan sebanyak 124 kematian telah dilaporkan di kota terbesar di AS dengan populasi 8,6 juta jiwa ini. New York pun telah menjadi pusat penyebaran baru, dengan persentase sekitar 30 persen dari total penghitungan nasional AS yaitu 43.901.

Walikota New York City Bill de Blasio mengatakan bahwa situasi di kota itu akan bertambah buruk.

"Ini adalah awal dari sesuatu yang akan menjadi lebih buruk sepanjang bulan April hingga Mei dan kami harus mempersiapkan diri kami dan mengubah cara hidup dan kami benar-benar membutuhkan bantuan dari Washington," katanya.

Dr. Deborah Birx, koordinator respon coronavirus Gedung Putih, mengatakan bahwa 28 persen tes virus corona  di wilayah  New York ternyata positif, dibandingkan dengan kurang dari 8 persen dari seluruh negara.

"Jelas, virus ini telah beredar di sana selama beberapa minggu dan memiliki tingkat penetrasi ke dalam masyarakat umum," katanya  yang menambahkan semua warga New York harus benar-benar menjaga jarak sosial dan mengisolasi diri.

Senin kemarin menjadi hari pertama bahwa beberapa pust bisnis telah ditutup di negara bagian New York. Jalanan di Manhattan hampir kosong karena segala jenis pertemuan publik telah dilarang di seluruh negara bagian. New York Stock Exchange ementara waktu menutup lantai perdagangannya dan beralih ke semua perdagangan elektronik.

Gubernur Negara Bagian New York Andrew Cuomo mengumumkan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) telah mulai membangun rumah sakit sementara dengan kapasitas 1.000 tempat tidur. Rumah sakit ini merupakan tambahan dari empat lokasi yang dipilih di negara bagian New York selatan dengan total kapasitas sekitar 4.000 tempat tidur.

Gubernur mengatakan pemerintah federal telah mengerahkan ratusan ribu topeng N-95, masker bedah, sarung tangan,pelindung wajah ke  New York, dengan banyak di antaranya sudah berada di Javits Center.

Rumah sakit FEMA diperkirakan akan dibuka minggu depan dan akan ada sekitar 320 staf federal yang bekerja di dalamnya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X