
hariansuara.com, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dinyatakan positif Covid-19 dan telah melakukan isolasi mandiri.
"Selama 24 jam terakhir saya ada gejala ringan dan dites positif untuk virus corona," kata Johnson.
"Saya sekarang mengasingkan diri, tetapi saya akan terus memimpin pemerintah melalui konferensi video saat kami memerangi virus ini."
Seorang juru bicara Downing Street mengatakan Johnson mengalami gejala ringan pada hari Kamis, sehari setelah dia menjawab pada sesi tanya jawab mingguan perdana menteri di House of Commons.
"Perdana menteri diuji untuk virus corona atas saran pribadi Kepala Medis Inggris, Profesor Chris Whitty," kata jurubicara itu. "Tes dilakukan oleh staf NHS dan hasil tesnya positif."
Tidak jelas berapa banyak staf Downing Street dan menteri senior sekarang yang perlu diisolasi mengingat banyak yang telah melakukan kontak dengan Johnson selama beberapa hari dan minggu terakhir.
Pemerintah telah mengatakan bahwa Johnson memiliki opsi untuk mendelegasikan kepada Menteri Luar Negeri Dominic Raab jika diperlukan.
Sejauh ini, 578 orang di Inggris telah meninggal setelah dites positif untuk virus corona dan jumlah kasus yang dikonfirmasi telah meningkat menjadi 11.658. Jumlah ini yang terburuk ketujuh di dunia, setelah Italia, Spanyol, China, Iran, Prancis dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Pangeran Charles dari Inggris, pewaris tahta Inggris berusia 71 tahun, dinyatakan positif mengidap virus corona awal pekan ini dan sekarang mengasingkan diri di kediamannya di Skotlandia dengan gejala ringan bersama dengan istrinya Camilla, yang dites negatif.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU