
hariansuara.com, Jakarta - Sedikitnya 18 pelaut yang berada di kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Kidd, dinyatakan positif corona atau Covid-19.
Angkatan Laut AS mengatakan jumlah orang yang terinfeksi virus di kapal yang berada dalam misi kontra-narkotika di Pasifik itu diperkirakan akan meningkat.
Dalam sebuah pernyataan, AL AS mengatakan seorang pelaut sakit secara medis dan dievakuasi dari kapal dan kemudian dinyatakan positif virus corona. Hal ini mendorong pengujian lebih lanjut terhadap para kru yang mengarah pada penemuan kasus positif tambahan.
"Tim medis khusus telah dikirim ke kapal untuk melakukan pelacakan kontak dan lebih banyak pengujian di tempat," tambahnya.'
Sementara itu, juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman mengatakan kapal sedang bersiap untuk kembali ke pelabuhan dan kapal akan dibersihkan.
USS Kidd diyakini sebagai satu-satunya kapal Angkatan Laut yang saat ini berada di laut dengan kasus virus corona. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana virus itu bisa di atas kapal dan mengapa prosedur sebelum penyebaran kapal tidak mendeteksi atau menghentikan penyebarannya.
USS Kidd adalah bagian dari penyebar kapal perang Donald Trump ke Karibia dan Pasifik Timur untuk memerangi kartel narkoba. Penyebaran kapal itu juga bertujuan mencegah "aktor korup" seperti Presiden Venezuela Nicolas Maduro dari mengeksploitasi pandemi untuk menyelundupkan lebih banyak narkotika.
Namun pemerintah Maduro membantah tuduhan itu dan menuduh pemerintah AS berusaha mengalihkan perhatian publik dari penanganan wabahnya.
Awal bulan ini, kapal induk Theodore Roosevelt yang berada di wilayah Asia-Pasifik juga diterpa kasus virus corona dan memaksanya untuk berlabuh di Guam. Seorang pelaut yang terinfeksi virus meninggal dan hampir 850 dari sekitar 4.800 personel di kapal itu dinyatakan positif terkena virus corona.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU