
hariansuara.com, Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan Turki akan melaksanalan lockdown selama 3 hari di 31 provinsinya mulai dari 1 Mei untuk mengekang penyebaran Covid-19.
Setelah menghadiri pertemuan kabinet via video dari Istanbul, Erdogan mengatakan jam malam akan berlanjut sampai Idul Fitri di akhir Mei.
Pemimpin Turki itu juga mencatat pemerintah telah menyiapkan program komprehensif yang bertujuan mengembalikan kehidupan di negara itu, dan perinciannya akan segera dibagikan kepada publik.
Lockdown pertama Turki diberlakukan pada akhir pekan pada 11-12 April, diikuti oleh yang kedua pada 18-19 April, dan terakhir, selama empat hari pada 23-26 April.
Sementara itu, Erdogan mengatakan Turki telah bersiap untuk mengirim bantuan medis ke Amerika Serikat, yang akan mencakup masker, pelindung wajah, pakaian pelindung, dan desinfektan.
"Pesawat angkut militer yang membawa pasokan ini akan berangkat," tambah Erdogan.
Turki sejauh ini mencatat 112.261 kasus virus corona dan 2.900 kematian, menurut angka terbaru dari Kementerian Kesehatan.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU