Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Unik, Fosil Dinosaurus Ompong Berusia 110 Tahun Ditemukan

Internasional
25 May 2020
Unik, Fosil Dinosaurus Ompong Berusia 110 Tahun Ditemukan

hariansuara.com, Jakarta - Penemuan unik dilaporkan dari Australia. Seorang relawan penggali menemukan fosil yang diidentifikasi sebagai dinosaurus tak bergigi alias ompong. 

Dikutip dari laporan BBC, Senin, 25 Mei 2020, dinosaurus bernama Elaphrosaurus itu berkeliaran di Australia sekitar 110 juta tahun silam.

Dinosaurus ini berbeda karena memiliki fosil bertulang belakang atau vertebrate berukuran lima sentimeter. Lokasi penemuan ini di dekat Cape Otway, negara bagian Victoria, Australia, pada 2015.

Saat itu merupakan tulang Elaphrosaurus pertama yang ditemukan di Australia. Relawan penggali yang menemukan adalah Jessica Parker. Sosok Jessica aktif terlibat dalam penggalian yang dipimpin Museum Melbourne.

Ketika itu, fosil Elaphrosaurus dianggap bagian sebuah reptil terbang yaitu pterosaurus.

Meski demikian, tim paleontolog Universitas Swinburne, Melbourne mempelajari lebih lanjut fosil tersebut. Hasilnya, diketahui dinosaurus itu punya ukuran lebih kecil.

"Elaphrosaurus memiliki leher panjang, lengan kekar dengan tangan kecil, dan tubuh yang relatif ringan," kata salah seorang paleontolog, Dr Stephen Poropat.

Kemudian, fosil itu juga mengindikasikan bahwa dinosaurus itu punya panjang sekitar dua meter. Penemuan ini yang berada di Australia. Ada juga dilaporkan penemuan fosil lain sebelumnya di Tanzania, China dan Argentina yang disebut mencapai enam meter.

Karena tak punya gigi taring dan sebagian besar ompong, Elaphrosaurus dewasa berptensi tak bisa makan daging.

Stephen melanjutkan dinosaurus ini memiliki keanehan karena tipe hewan berjalan, struktir fosil mereka agak aneh. Kata dia, ada perubahan struktur tulang saat usia belia dan ketika dewasa.

"Beberapa tengkorak elaphrosaur memperlihatkan bahwa saat belia, mereka memiliki gigi, tetapi mereka kehilangan gigi saat dewasa dan digantikan paruh mirip tanduk," sebut Stephen. (*) nis/zai

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X