
hariansuara.com, Jakarta-Perselisihan antara China dengan India diperkirakan masih akan berlanjut dan memanas. Perdana Menteri India Narendra Modi memberikan respons usai 20 tentaranya tewas dalam bentrokan melawan pasukan China.
Modi menekankan India mau perdamaian tetapi akan berikan jawaban yang sesuai jika diprovokasi. Dia bilang pemerintah India akan mengambil langkah tegas untuk melindungi kedaulatan India dan siap mengirim pesan keras ke Beijing.
Dikutip dari hindustantimes, Kamis, 18 Juni 2020, Modi menyampaikan selama ini India berupaya menjaga perdamaian dengan negara lain. Namun, ia punya pandangan usai 20 tentara India tewas dalam bentrokan di perbatasan di Lembah Galwan.
Modi menegaskan tak akan membiarkan pihak manapun yang memang mengincar kedaulatan negara. Ia menyinggung aksi China yang dinilai melanggar kesepakatan terkait wilayah Galwan.
Bentrokan antar pasukan sebenarnya bisa dihindari jika tentara Cina cermat mengikuti perjanjian. Pun, juga tak coba mengubah status quo secara sepihak di wilayah Galwan.
Modi mengingatkan bentrokan yang berujung 20 tentara India tewas sebagai kemunduran hubungannya dengan China. Kata dia, ada satu prinsip yang dijanjikan India dan China dalam pertemuan sebelumnya dengan Presiden Cina Xi Jinping.
Kemudian, ia menyebut nama perwira India yang tewas dalam bentrokan yaitu Kolonel Santosh Babu. Menurut dia, Kolonel Babu dan tim pasukannya kalah jumlah saat melawan tentara China.
"Tetapi mereka masih menyerang balik. Dalam prosesnya, Kolonel Santosh, menurut satu perkiraan oleh tentara, melukai lebih dari 40 tentara China termasuk seorang komandan Tentara Pembebasan Rakyat," kata Modi.
Ia pun memuji jasa Kolonel Babu yang sudah berkorban untuk negara.
"Negara akan bangga mengetahui bahwa mereka mati setelah mereka membunuh musuh mereka," ujarnya.
Dari pernyataan tersebut, sejumlah pejabat India mengartikan PM Modi sudah kehilangan referensi untuk dialog. Terkesan beri sinyal tak mencari jalan keluar dalam persoalan konfronrasi dengan China. Justru ucapan Modi menegaskan tak ada yang bisa menghentikan India untuk membalas jika kedaulatannya diganggu.
“Saya ingin meyakinkan bangsa bahwa pengorbanan kita tidak akan sia-sia. Bagi kami, persatuan dan kedaulatan India adalah yang paling penting dan tidak ada yang bisa menghentikan kita dari melindunginya," jelas Modi.(*) nis/umi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU