Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

WHO: Sulit Kembali ke Normal, Banyak Negara Salah dalam Penanganan Covid-19

Internasional
15 Jul 2020
WHO: Sulit Kembali ke Normal, Banyak Negara Salah dalam Penanganan Covid-19

hariansuara.com, Jakarta - Sudah 13 juta penduduk dunia di 215 negara yang dilaporkan terinfeksi Covid-19. Kurva kasus yang terus meroket ini dikeluhkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dari laman The Guardian yang dikutip hariansuara, Rabu, 15 Juli 2020, WHO menyoroti masih banyak pemerintah negara yang bandel dalam penanganan pandemi Covid-19. Imbauan WHO tak digubris sejumlah negara saat menjalankan protokol kesehatan.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan dengan kondisi seperti sekarang sulit untuk bisa kembali di kehidupan normal seperti sebelum muncul pandemi. Ia menyoroti kebijakan banyak negara dengan mencabut lockdown namun justru membuat peningkatan kasus Corona di negaranya.

"Saya ingin sampaikan sulit kembali ke kehidupan 'normal lama' di masa depan. Terlalu banyak negara menerapkan metode yang salah," ujar Thedros dalam konferensi pers secara virtual.

Dia mengingatkan virus Covid-19 ini benar nyata dan ada. Sudah lebih 13 juta orang di dunia terinfeksi mesti jadi acuan.

Pun, ia bilang virus berbahaya itu akan tetap jadi musuh nomor satu masyarakat. Maka itu, taat aturan dengan tak mengabaikan protokol kesehatan harus jadi komitmen.

Thedros meyakini jika pemerintah suatu negara serius dengan kebijakan maka rakyatnya akan patuh dan mengikuti.

"Virus akan tetap menjadi musuh publik nomor satu, tetapi tindakan banyak negara dan masyarakat tidak mencerminkan hal ini," kata Thedros dikutip dari laman MedicalXpress.

Tedros menyindir jangan ada kebijakan otoritas negara yang kerap berubah. Sebab, kondisi tersebut justru membuat tak konsisten penanganan pandemi dan akan menggerus kepercayaan publik.(*) umi/umi    Foto: Dok @ElshintaDotcom

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X