
hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah Yunani mempertimbangkan untuk memberlakukan lockdown secara nasional lantaran ada peningkatan kasus corona Covid-19. Pertimbangan lockdown ini muncul di tengah kebijakan pembukaan sektor pariwisata di negara tersebut.
Dikutip dari The Telegraph, Yunani ingin menerapkan lockdown untuk kedua kalinya. Angka kasus Corona melonjak diduga karena wisatawan asing yang masuk ke negara dongeng mitos tersebut.
Namun, tragedi bobolnya virus lewat sektor pariwisata ini tampaknya sudah diprediksi otoritas Yunani.
"Kami tahu sejak awal. Ketika bertahap membuka gerbang negara kepada dunia, kami akan memasukkan insiden," kata juru bicara Pemerintah Yunani, Stelios Petsas dikutip hariansuara pada Jumat, 17 Juli 2020.
Dari data worldometers.info, kasus kematian di Yunani hingga per Jumat hari ini sudah menembus angka 193. Pun, jumlah kasus positif di negara tersebut mencapai 3.939.
Sementara, merujuk worldmeters.info, Indonesia masih memperlihatkan kenaikan dalam kasus positif. Kasus kematian karena Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 3.873.
Untuk jumlah kasus positif sudah tembus 81.668. Posisi Indonesia saat ini di posisi 26 yang artinya naik terus dan mendekati China yang ada di peringkat 25.
Sementara, China yang diduga sebagai negara pertama yang terjangkit Covid-19 justru memperlihatkan pencapaian apik dalam penanganannya. China melaporkan kasus positif sejauh ini sudah tercatat 83.622.
Pun, angka penambahan bisa ditekan. Tercatat dalam sehari terakhir cuma ada 10 kasus baru di negeri Tirai Bambu. Kasus kematian di China tercatat ada 4.364. (*) stm/stm
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU