
hariansuara.com, Jakarta - Isu Palestina kembali jadi perhatian belahan dunia karena penghapusannya dari peta daring Google dan Apple. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, ulah Google dan Apple itu jusru perkuat penjajahan Israel terhadap Palestina.
HNW, sapaan akrabnya, menilai cara Google dan Apple itu bertentangan dengan konvensi Internasional. Ia mengatakan PBB dan organisasi internasional mengakui teritorial Palestina.
"Kelakuan Google dan Apple dua raksasa dunia rujukan informasi daring ini, bisa jadi merupakan langkah terselubung Israel. Beriringan dengan langkah-langkah brutal dan teror Israel yang terus melanjutkan pembangunan dan aneksasi di kawasan Tepi barat," ujar HNW, dalam keterangannya kepada hariansuara, Rabu, 22 Juli 2020.
Dia menekankan, wajar jika ada aksi penolakan yang disuarakan Palestina. Cara Palestina yang berencana mengadukan ke Mahkamah Internasional maupun PBB juga sudah benar.
"Karena Palestina diakui eksistensinya dalam sidang umum PBB, dengan nama dan simbol negaranya," ujarnya.
Pun, HNW menambahkan 135 negara yang menjadi anggota Sidang Umum PBB mengakui status Palestina. Pengakuan ini juga disuarakan dalam OKI, UNESCO, dan Mahkamah Internasional.
"Seharusnya Pemerintah Indonesia yang tak mengakui penjajahan Israel, dan mendukung kemerdekaan Palestina, penting juga untuk segera membantu Palestina, mengkoreksi blundernya Google dan Apple yang menghapus Palestina," jelasnya.
Kata dia, Indonesia semestinya bisa mengajak negara-negara OKI serta anggota SU PBB untuk memprakarsai langkah-langkah mengembalikan nama Palestina sebagai negara berdaulat. Apalagi, status Indonesia sebagai anggota dewan keamanan tak tetap PBB.
"Itu juga sebagai langkah-langkah kongkret untuk secara bertahap menghadirkan perdamaian di kawasan, dan pengakuan penuh atas eksistensi Palestina sebagai negara merdeka," tuturnya.
Kemudian, ia mengingatkan pentingnya agar Google dan Apple segera mengoreksi kekeliruannya. Ia menegaskan, kedaulatan Palestina mesti dihormati.
"Bila tak segera dikoreksi, akan melanggengkan penjajahan Israel, dan menjauhkan hadirnya negara Palestina yang merdeka. Itu artinya juga melanggengkan ketidak damaian dan terorisme di sana," ujar Wakil Ketua MPR itu.(*) nis/stm
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU