Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Deretan Negara di Dunia yang Tanggung Gaji Pekerja Swasta karena Corona

Internasional
07 Aug 2020
Deretan Negara di Dunia yang Tanggung Gaji Pekerja Swasta karena Corona

hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia berencana berikan insentif dana tambahan sebesar Rp600 ribu per bulan, kepada pekerja yang bergaji di bawah Rp5 juta per bulan. Rencana kebijakan ini sebagai salah satu stimulus ekonomi untuk genjot konsumsi masyarakat di tengah pandemi Corona Covid-19.

Pun, dalam rencana tersebut, tim ekonomi kabinet pemerintahan Jokowi masih mengupayakan finalisasi dasar hukum terkait insentif ini. Hal ini termasuk berapa jumlah kerja yang akan mendapatkannya. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, diperkirakan ada 13 juta pekerja yang akan mendapatkan insentif ini selama empat bulan.

Namun, sebenarnya tak hanya Indonesia, sejumlah negara lain sudah menerapkan pemberian insentif tersebut kepada rakyatnya imbas pandemi global. Upaya ini sebagai strategi agar belanja konsumsi masyarakat bisa naik. Tentunya, ini bisa membantu roda perekonomian.

Dikutip dari laman Business Insider, Jumat, 7 Agustus 2020, ini deretan negara yang juga berikan insentif gaji tambahan bagi para pekerja di sektor swasta.

1. Inggris

Pemerintah Inggris siap tanggung hingga 80% dari gaji pekerja, yang rencananya mencakup sekitar US$ 3.000 per bulan atau sekitar Rp43 juta. Dengan cara itu, perusahaan dapat menggunakan anggarannya untuk mempekerjakan kembali setiap pekerja yang terkena PHK. Selain itu, pemerintah Inggris juga memberikan hibah tunai gratis kepada usaha kecil.

2. Prancis

Sekitar 600 ribu warga Prancis akan menerima insentif uang. Hal ini akan terjadi bila pemberlakuan lockdown membuat mereka tak bisa bekerja atau merugikan bisnis hingga 70%. Otoritas Prancis juga siap menggenjot anggaran sebesar US$50 miliar untuk membayar bisnis agar para pekerjanya tetap bisa bekerja.

3. Hong Kong

Di Hong Kong, para pekerja dapat tunjangan bulanan sekitar US$ 1.160 atau Rp17 juta. Pemerintah juga akan menyalurkan lebih dari US$ 100 juta ke dalam program yang membantu para pekerja mempelajari keterampilan baru dan bisnis yang menerapkan lebih banyak teknologi.

4. Belanda

Perusahaan yang kehilangan pendapatan setidaknya 20%, dapat mengajukan permohonan pendanaan. Pemerintah kemudian akan menanggung gaji selama tiga bulan ke depan. Perusahaan hanya berhak mendapatkan pendanaan, jika mereka tidak memberhentikan pekerja selama pemerintah memberikan bantuan.

5. Denmark

Pada pertengahan Maret, pemerintah Denmark mengumumkan akan memberi kepada perusahaan swasta 75% dari gaji pekerjanya selama 13 minggu. Perusahaan hanya dapat menerima uang itu jika mereka tidak memecat para pekerja.

6. Jepang

Perdana Menteri Shinzo Abe mengumumkan bahwa 120 juta warga Jepang masing-masing akan menerima pembayaran tunai sebesar US$ 930 atau Rp13,5 juta. Negara ini sudah menghadapi pukulan ekonomi musim panas ini, setelah penundaan Olimpade Tokyo 2020.

7. Korea Selatan

Korea Selatan akan menanggung 70% atau lebih gaji karyawan. Beberapa kontraktor dan wiraswasta atau pekerja paruh waktu mungkin juga memenuhi syarat untuk pembayaran tunai satu kali. (*)   nis/stm

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X