Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

ADB: 45 Negara di Asia Hadapi Ancaman Resesi Global

Internasional
16 Sep 2020
ADB: 45 Negara di Asia Hadapi Ancaman Resesi Global

hariansuara.com, Jakarta - Efek pandemi Corona Covid-19 sudah membuat ekonomi berbagai negara maju dan berkembang keok. Sektor ekonomi anjlok dan terancam masuk ke jurang resesi.

Dikutip dari BBC, Rabu, 16 September 2020, kondisi saat ini cukup buruk untuk negara-negara berkembang di Asia. Demikian laporan dari Asian Development Bank (ADB).

Laporan ADB menyampaikan imbas pandemi Covid-19, negara-negara Asia jadi anjlok dalam 60 tahun terakhir. ADB menyebut dalam 'Developing Asia' atau kelompok 45 Negara di Asia, mengalami kemerosotan regional.

Kondisi ekonomi yang tergerus ini dilihat dari pertumbuhan negara berkembang di Asia yang menyusut jadi 0,7 persen pada 2020. Tapi, kawasan Asia akan bisa pulih pada 2021 atau tumbuh sekitar 6,8 persen tahun depan.

Meski demikian, pemulihan ekonomi ini tergantung dari perkembangan vaksin Corona.

Dalam laporan itu, ADB menyampaikan tiga perempat dari negara-negara di kawasan Asia terus merosot hingga akhir 2020. Laporan ini merevisi proyeksi sebelumnya dari pertumbuhan 0,1 persen di kawasan Asia untuk tahun 2020.

"Sulit untuk bangkit di sisa tahun 2020 ini dengan pandemi yang masih meningkat," demikian keterangan ADB.

Dari analisis itu, Asia Selatan berpotensi jadi wilayah Asia dengan dampak terburuk. Namun, untuk China masih bisa bertahan.

Ekonomi India diperkirakan akan berkontraksi sekitar 9 persen tahun ini. Sementara pertumbuhan China diperkirakan 1,8 persen.

Namun, untuk wilayah Asia Tenggara akan anjlik sekitar 3,8 persen. Namun, kabar baiknya wilayah ini diperkirakan akan pulih tahun depan dengan pertumbuhan 6,8 persen. (*) nis/stm

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X