
hariansuara.com, Washington DC - Rakyat Amerika Serikat tinggal menunggu waktu untuk pelantikan Joe Biden sebagai Presiden ke-46 menggantikan Donald Trump. Dari penghitungan suara, hampir dipastikan capres jagoan Partai Demokrat itu sulit dikejar Trump.
Dikutip dari Independent, Kamis, 5 November 2020, Biden sejauh ini sudah punya rekor apik dalam perolehan suara. Bisa dikatakan, politikus 77 tahun itu sebagai capres AS dengan rekor yang mampu memenangkan banyak suara dibandingan presiden lainnya dalam sejarah politik negara Paman Sam.
Rekor Biden bahkan mematahkan rekor yang dipegang Barack Obama. Untuk sementara, Biden sudah dapat 72 juta suara. Sementara, Obama ada sekitar 69,4 juta suara.
Tingginya angka suara Biden diprediksi karena angka partisipasi pemilih yang tinggi. Untuk diketahui, dalam pilpres kali ini, partisipasi masyarakat pemilih melonjak drastis dibandingkan 2016.
"Tercatat lebih dari 102 juta warga AS yang beri suara sebelum hari pemilihan 3 November lalu," tulis Independent.
Jumlah suara Biden diprediksi akan terus bertambah karena dari head to head sementara di beberapa negara bagian dengan basis massa kuat suara mayoritas memilihnya.
"Hal ini perlu diketahui karena negara bagian seperti Pennsylvania, Nevada dan Georgia hingga kini masih terus menghitung surat suara," tambah laporan Independent.
Adapun jika dikalkulasikan suara yang sudah masuk dihitung mencapai 87 persen. Suara Biden dapat 50,4 persen suara nasional. Sementara, Trump dapat dukungan 48 persen.(*) lia/stm FOTO: Joe Biden dengan cawapres Kamala Haris/Twitter @joebiden
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU