
hariansuara.com, Washington DC - Memenangi Pilpres Amerika Serikat (AS), Joe Biden sudah memiliki berbagai rencana kebijakan. Selain prioritaskan pengendalian Covid-19, politikus Demokrat itu akan menerapkan kebijakan yang kontra dengan Donald Trump.
Dikutip dari BBC, Senin, 9 November 2020, Biden terkait pengendalian Covid-19 akan membentuk gugus tugas antivirus corona. Begitu dilantik pada Januari 2020, ia akan mengimplementasikannya.
Salah satu kebijakan yang kontra dengan Trump itu adalah berkomunikasi dengan PBB menyangkut AS siap bergabung lagi dalam upaya mengatasi perubahan iklim.
Tak hanya itu, eks Wakil Presiden AS itu siap mencabut larangan masuk dari sejumlah negara muslim yang sebelumnya dipraktikkan rezim Trump.
Biden juga siap aktif menyerukan persatuan dengan meminta para pendukungnya bisa merangkul barisan fans Trump. Ia menegaskan jangan perlakukan lawan sebagai musuh.
Sebelumnya, dalam pidato kemenangan di Chase Center, Wilmington, Biden menyampaikan apresiasi kepada pendukungnya yang sudah memberikan amanah terhadapnya. Ia berjanji akan menjadi pemimpin yang mempersatukan semua elemen bangsa.
Ia juga menyampaikan saat ini lebih baik melupakan semua perbedaan akibat perselisihan Pilpres AS 2020.
"Saya bersumpah untuk menjadi presiden yang berusaha mempersatukan, bukan memecah-belah yang tidak melihat red states dan blue states," ujar Biden.
Untuk diketahui, Biden berhasil melengserkan Trump setelah mendapatkan 290 suara electoral. Adapun Trump cuma 214 suara electoral.
Dengan pencapaian ini, Biden berhasil jadi orang nomor 1 di AS untuk periode 2020-2024. Sebelumnya, ia gagal dalam Pilpres AS tahun 1987 dan 1998. (*) umi/lia FOTO: Donald Trump dan Joe Biden/IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU