
hariansuara.com, Beijing - Sempat tak mengakui, akhirnya Presiden China Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden yang terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat menggantikan Donald Trump. Xi berharap dengan Biden sebagai Presiden AS maka memunculkan kerja sama yang saling menguntungkan.
Dikutip hariansuara dari The Guardian, Kamis, 26 November 2020, ia tak menampik hubungan panas antara AS dengan China. Apalagi saat AS dipimpin Donald Trump yang kerap kali sering menyerang China dengan olok-olok.
Xi menyampaikan pesan khusus untuk Biden bahwa perdamaian dunia harus dijaga. Kata dia, komunikasi yang sehat antar negara dijaga. Menurut dia, kedua negara termasuk China harus bisa saling menghormati.
"Kami berharap kedua pihak menjunjung tinggi semangat non-konflik dan non-konfrontasi, saling menghormati dan kerja sama yang menguntungkan, fokus pada kerja sama, mengontrol perbedaan dan mempromosikan hubungan yang sehat dan stabil," tulis Xi, dalam pernyataan resminya.
Dengan ucapan dari Xi berarti China menjadi salah satu negara besar terakhir, yang memberi selamat kepada Biden. Bos Partai Sosialis China itu tak menjelaskan alasannya mengubah sikap yang akhirnya mengucapkan selamat untuk Biden.
Analis pengamat internasional menduga manuver Xi ingin menghindari hubungan yang tegang dengan Trump, yang belum mengakui kekalahannya.
Untuk diketahui, hubungan diplomatik China dan AS terburuk salam sejarah. Salah satunya serangan Trump yang beberapa kali menuding China adalah biang kerok Covid-19 di dunia.
Bahkan, pemerintahan Trump mendesak PBB mengeluarkan rentetan sanksi atas Beijing.(*) zai/zai FOTO: Twitter @joebiden
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU