Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Waduh, China Pakai Big Data untuk Penjarakan Muslim Uighur

Internasional
10 Dec 2020
Waduh, China Pakai Big Data untuk Penjarakan Muslim Uighur

hariansuara.com, Xinjiang - Human Rights Watch (HRW) melaporkan pemerintah China ternyata menggunakan program data besar di Xinjiang. Program ini dipakai untuk menangkap warga Muslim etnis Uighur di Xinjiang.

Dalam laporan yang dikutip dari Aljazeera, kelompok hak asasi manusia itu sudah menganalisis lebih dari 2.000 data yang bocor milik tahanan di prefektur Aksu Xinjiang.

Program itu disebut sebagai Integrated Joint Operations Platform. Praktiknya menangkapi orang-orang yang dianggap mencurigakan berdasarkan perilaku seperti penggunaan cadar, belajar Alquran hingga menunaikan ibadah haji.

"Dalam daftar itu melaporkan penindasan brutal China terhadap Muslim Xinjiang, dengan memanfaatkan teknologi. Pemerintah berutang jawaban kepada keluarga dari mereka yang ada dalam daftar itu," kata peneliti senior HRW, Maya Wang yang dikutip Kamis, 10 Desember 2020.

Dari data Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ditaksir kemungkinan lebih dari satu juta Muslim Uighur yang ditahan di kamp-kamp di Xinjiang. 

Aktivis HAM internasional menyebut penahanan itu bertujuan menghapus identitas etnis dan agama Islam. Mereka dipaksa untuk setia dan menerima ajaran ideologi pemerintah China.

Sementara, dikutip dari BBC, beberapa dokumen rahasia bocor untuk pertama kalinya merinci upaya pemerintah China mencuci otak ratusan ribu Muslim secara sistematis dalam jaringan kamp-kamp penjara dengan penjagaan ketat.

Pemerintah China terus berulang kali mengklaim bahwa kamp-kamp di Xinjiang menawarkan pendidikan dan pelatihan secara sukarela. Bukan penyiksaan dan pemaksaan doktrin terhadap etnis Uighur.

Namun, klaim China berbeda karena dari bocoran dokumen itu menunjukkan para tahanan dikurung, diindoktrinasi, dan dihukum. (*)   stm/lia      FOTO: Etnis Uighur/IST

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X