Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Ayo Ikut Sumbangsih Bangun Masjid Indonesia Pertama di Toronto, Kanada

Internasional
19 Apr 2021
Ayo Ikut Sumbangsih Bangun Masjid Indonesia Pertama di Toronto, Kanada

hariansuara.com, Toronto - Sejak Kanada berdiri pada tahun 1867, umat Islam di negara paling utara di kawasan Amerika Utara itu hingga kini cukuplah banyak, sekitar 579.740 orang atau 1% dari populasi Kanada.

Menjadi sebuah kabar suka cita tatkala Ustadz Adi Hidayat mengabarkan dalam siaran youtube Program AQSO, Al Quran Sunnah Solution, tentang akan lahirnya Masjid Indonesia pertama di Kanada, namanya Istiqlal Islamic Center of Taronto (IICT). Dinamakan Istiqlal, mengingatkan tentang adanya Masjid Agung di Indonesia. 

Gedung yang diakuisisi oleh umat muslim asal Indonesia itu akan menjadi tempat beribadah selaku Masjid IICT, sekaligus juga Pusat Keislaman. Rencananya, di gedung itu juga akan dimanfaatkan sebagai tempat mengenalkan budaya Indonesia.

Akuisisinya Kurang untuk Melunasi Total Harga 7 Miliar

Ustadz Adi Hidayat, dalam rekaman youtubenya itu, mengajak umat Islam di Indonesia beramai-ramai berpartisipasi agar panitia IICT dapat melunasi pembayaran gedung bekas gereja yang akan dijadikan sebagai Masjid Indonesia pertama di Kanada itu. 

Seperti disampaikan Ketua Dewan IICT, Subhan Bushar, panitia Masjid IICT telah menyetor uang sebesar 4 Miliar untuk akuisisi gedung bekas gereja itu, total seharga 7 Miliar. Sekitar 60 persen dibayarkan dari dana gotong royong warga Indonesia di sana. Adapun untuk pelunasannya, kurang 3 Miliar, harus paling lambat disetor pada 29 April 2021 atau 17 Ramadhan 1442 H.

Saat berita ini sampai di hadapan Anda, dana yang dibutuhkan untuk akuisisi gedung tersebut kurang 1,7 Miliar lagi. Urunan dari donatur telah sedikit demi sedikit mendekati angka pelunasan gedung tersebut. Besar harapan Masjid Istiqlal Islamic Center of Toronto, Kanada dapat segera terwujud. 

“Untuk itu, kami mohon dukungan dari pemerintah Indonesia, terutama Presiden Joko Widodo, bank-bank syariah maupun saudara-saudara semuslim untuk kiranya berkenan membantu untuk mewujudkan Masjid Indonesia pertama di Kanada,” ujar Bushar, yang kelak IICT ini bisa menjadi media syiar Islam Indonesia kepada dunia.

IICT, ditambahkan Bushar seperti dikutip dari OKEMuslim, nantinya menjadi pusat pendidikan, lengkap dengan perpustakaan, pelatihan dan penerangan tentang pemberdayaan ekonomi umat. Menariknya, dalam pembelajarannya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Tujuannya, agar anak-anak Indonesia yang telah menjadi generasi kedua dan ketiga di Kanada tetap fasih berbicara dalam bahasa ibu. 

Gedung bekas gereja itu tetap mempertahankan desain interiornya, sebab organisasi ruangnya sesuai dengan yang dibutuhkan sebagai Masjid dan juga Pusat Keislaman. Gedung cukup besar. Berlantai dua, dengan daya tampung sebanyak 200 jamaah. Lantai dasar jadi tempat serbaguna untuk belajar, berkegiatan sosial, sedangkan lantai satu ruang shalat.

“Berkahnya lagi, hasil pengukuran kami, gedung ini tepat mengarah ke Ka’bah. Jadi, tidak perlu mengubah posisi imam agar ke arah Kiblat. Tinggal menggelar sajadah saja. Subhanallah,” lanjut Bushar, penuh syukur.

Klarifikasi untuk Kontak yang bisa dihubungi di WA Only +16479965531⁣⁣⁣⁣⁣⁣ atau website⁣⁣⁣⁣⁣⁣ www.istiqlaltoronto.ca dan juga email ke:⁣⁣⁣⁣⁣⁣ info@istiqlaltoronto.ca⁣⁣⁣⁣⁣⁣. (*) hab/zai         Foto: IST

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X