Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

FISIP Universitas Brawijaya Langsungkan Konferensi Internasional 

Internasional
28 Oct 2021
FISIP Universitas Brawijaya Langsungkan Konferensi Internasional 

hariansuara.com, Malang - Dua hari, 27-28 Oktober 2021 Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya selenggarakan Konferensi Internasional untuk kali pertama. Digelar secara virtual, Brawijaya Communication International Conference 2021 mengusung tema Pandemic Covid 19 Now and Then: Disaster, Health Crisis and Communication

Tema ini dipilih sesuai dengan fenomena yang tengah terjadi di Indonesia dan seluruh dunia, Pandemi COVID-19. Selama konferensi, para pakar mengupas Pandemi COVID-19 dengan pisau analisis Kajian Ilmu Komunikasi. 

Diharapkan, konferensi ini menjadi ajang berkumpulnya para akademisi dan peneliti muda untuk saling berbagi dan mempresentasikan hasil penelitian mereka di berbagai bidang Ilmu Komunikasi. 

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah yang tepat untuk berinteraksi, berdiskusi, dan menjalin kerjasama serta menjadi jejaring bagi mahasiswa, akademisi dan peneliti dari berbagai universitas di Indonesia dan luar negeri. Ke depan, diharapkan konferensi serupa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. 

Hadir 4 Keynote Speaker Kompeten 

Empat keynote speaker kompeten dari universitas luar negeri mengupas Pandemi COVID-19 dalam perspektif keilmuan mereka masing-masing. 

Mereka adalah Prof Dean Kruckeberg, APR, Fellow PRSA dari Department of Communication Studies at University of North Carolina USA. Disampaikannya, seorang Public Relations (PR) harus mengomunikasikan informasi kesehatan yang akurat dan dapat dipercaya pada level lokal, regional, nasional, bahkan global.

Kemudian Prof Datin Hazmah dari Department of Media and Communication Studies University Malaya, Malaysia. Ia melihat Pandemi COVID-19 dari perspektif Kajian Media dengan menggunakan Big Data Analysis.

Dikupas Prof Datin, banyaknya informasi di media sosial memunculkan opini dan sentimen publik di mana informasi menjadi sangat cepat, namun hoax juga tidak bisa dibendung. Pada ranah Manajemen Komunikasi, khususnya pada Manajemen Resiko.

Adapun Dr Nasya Bahfen, Master in Communication (Journalism Innovation) dari Department of Politics Media and Philosophy at La Trobe University mengupas beberapa tantangan komunikasi yang muncul. Sebut saja, bertambahnya fake news, fenomena “bot” pada media sosial, anonimitas yang tinggi untuk menyampaikan informasi terkait konspirasi pandemi. Dilihat pula respon masyarakat terhadap informasi-informasi seputar Pandemi. 

Prof Christopher Galloway dari School of Communication, Journalism and Marketing at Massey University New Zealand membawakan tema Big COVID Collapse di beberapa perubahan besar.

Timbulnya konsep hybrid working, health system, perubahan sosial di masyarakat, climate collapse, financial collapse. Namun, yang paling berubah dalam kehidupan sehari-hari adalah komunikasi tatap muka yang tidak lagi “tatap muka” (secara virtual).

Pandemi COVID-19 oleh Pembicara dari FISIP UB 

Akan tampil pula pembicara dari FISIP UB yang membawakan hasil penelitian mereka tentang Pandemi COVID-19. Dari perspektif Komunikasi Strategis, hadir Maulina Pia Wulandari, Ph.D., Assc. Prof Rachmat Kriyantono, Ph.D., dan Dr. Bambang Dwi Prasetyo, S.Sos., M.Si. 

Sementara Dr. Antoni, S.Sos., M.Si dan Dr. Desi Dwi Prianti, S.Sos, M.Comm. mengupas topik bahasan konferensi dari kacamata Ilmu Komunikasi. Adapun penelitian perspektif Kajian Media disampaikan oleh Reza Safitri, Ph.D., Assc. Prof. Anang Sujoko, D.COMM. 

Di Konferensi Internasional ini juga bisa disaksikan berbagai hasil penelitian dalam format presentasi, makalah ataupun poster dari para peserta dari berbagai universitas dalam dan luar negeri. (*) FISIP UB      Foto: FISIP UB

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X