
hariansuara.com, Jakarta – Shaholly Ayers terlahir dengan tangan tak sempurna. Tapi itu tak menghalanginya menjadi seorang model. Tentu Anda pasti bertanya? bagaimana mungkin seorang wanita menjadi model jika tanpa lengan yang lengkap. Apalagi bisa lenggak-lenggok di catwalk New York Fashion Week.
Tapi Ayers membuktikan jika ada niat, tekad dan pantang menyerah, mimpi tak selamanya ada dibawah bantal tetapi bisa diwujudkan. Ayers berkomitmen untuk melakukan perannya melalui pemodelan, dengan menantang setiap "tidak" yang dia hadapi.
Bagaimana cara dia mewujudkan mimpinya, berikut ulasannya:
1. Di sekolah tidak bisa ikut olahraga
Waktu masih remaja, gurunya pernah mengatakan kepada Ayers bahwa dia tidak akan bisa berpartisipasi di kelas olahraga. “Bagaimana dia bisa menggiring bola atau menembakkan keranjang tanpa dua tangan? kata guru itu. Ayers pun pernah dipukuli oleh anak laki-laki karena ketidaksempurnaannya. Kemudian di perguruan tinggi, dia mulai mengejar mimpinya menjadi model.
2. Banyak ditolak agensi
Ayers, yang lahir tanpa lengan kanan di bawah siku, banyak datang ke agensi model. Hasilnya? banyak ditolak. Bahkan pernah dia dibilang bagaimana bisa jadi model jika tidak memiliki dua tangan. Ayers mengatakan, “Saya memiliki prostesis, saya bisa memakainya.” tapi tetap saja ditolak. Ayers tak patah semangat!
3. Mengejar mimpi tanpa agensi
Ayers pun memutuskan mengambil tindakan. "Awalnya, saya benar-benar kesal dan marah," katanya. Dia pun mengejar mimpi tanpa melibatkan agen. "Saya sangat baru, saya sangat hijau," katanya. "Saya tidak memiliki portofolio atau apapun, saya harus memulai dari awal, saya bekerja dengan para fotografer dan seniman makeup untuk membangun portofolio saya terlebih dahulu, dan kemudian saya mulai pergi ke butik lokal dan memberi tahu mereka bahwa saya akan menjadi model bagi mereka. Cara ini cukup berhasil."
4. Ayers Berpose untuk katalog Nordstrom.
Ayers bahkan muncul dalam katalog Nordstrom untuk yang ketiga kalinya. Dia juga tampil dalam New York Fashion Week. Terkadang dia mengenakan lengan tiruan tapi terkadang tidak, tergantung pada apa yang dikenakannya.
5. Menabung Ingin beli lengan palsu dengan jari
Dalam kehidupan nyata, Ayers memakai lengan palsu hanya sesekali. Saat ini dia menabung untuk mendapatkan model tangan palsu dengan jari. "Saya menggunakannya lebih sebagai alat," katanya. "Saya menggunakannya untuk berolahraga terutama, kayak, melakukan hal-hal di luar."
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU