
hariansuara.com, Jakarta – Komisioner PT Jatim Watkoraya, Teng Hui, berpendapat bahwa kunci kebahagiaan sebenarnya terletak dari diri kita sendiri. Kitalah yang harus melatih nilai-nilai kehidupan yang luhur dengan terus berperilaku yang mulia setiap hari.
"Dengan kita berbuat kebaikan menjadikan batin akan tenang, sehingga kita bisa memadamkan penderitaan. Jadi, kita terus berbuat kebaikan dan harus memahami tentang kehidupan, memahami kebenaran dan kebaikan tentang kehidupan," ujar Teng Hui di sela acara launching Buku Kunci Kebahagiaan di Jakarta, Selasa kemarin.
Namun begitu, Teng Hui mengaku kunci kebahagiaan tersebut tidak terlepas terhadap aspek pendekatan spiritual terhadap masing-masing agama yang dianutnya.
“Dalam membangun nilai kebaikan dan kebenaran yang harus dijalankannya tidak bisa terlepas dari nilai-nilai keagamaan,” tutur Teng Hui.
Untuk menghilangkan sekaligus menjauhkan penderitaan salah satu caranya dengan mengendalikan nafsu keinginan. Nafsu keinginan itu muncul bersama turunannya seperti keserakahaan, keirian, kebencian, kemarahan, dendam dan lainnya.
“Tetapi kalaulah kita bisa kendalikan nafsu keinginan, saya rasa akan tenteram sekali hidupnya itu. Nafsu keinginan yang tidak bisa kita sadari, tetapi kalau keinginan itu kita sadari demi kebaikan, saya rasa kebahagiaan itu akan mengikuti kita. Yang penting kita kendalikan,” ungkap Teng Hui. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU