
hariansuara.com, Jakarta - Direktur eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini terpilih menjadi The Democracy Ambassadors International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) yang berbasis di Stockholm, Swedia.
Perempuan kelahiran Palembang 12 Oktober 1979 ini terpilih bersama Kofi Annan (Former Secretary-General of the United Nations), Sergio Bitar (Former Chilean Politician, International IDEA Board of Advisers), Gareth Evans (Chancellor of the Australian National University and former Australian Foreign Minister), dan beberapa figur terkemuka lainnya.
“Ini sungguh merupakan kehormatan bagi saya sebagai pegiat pemilu dan demokrasi. Lebih dari itu, amanah ini merupakan bagian dari pengakuan dunia atas perjalanan demokrasi Indonesia,” kata Titi dalam keterangan tertulisnya.
Titi berharap, pencapaian ini makin menjadi motivasi publik Indonesia untuk terus menguatkan demokrasi. Semoga secara prosedural demokrasi Indonesia berjalan dengan tata kelola yang baik serta secara substansial mampu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
The Democracy Ambassadors dipulikasikan melalui situs resmi International IDEA . Berdasarkan sumber itu, International IDEA telah menunjuk The Democracy Ambassadors menjelang publikasi Global State of Democracy (GSD). November 2017 menjadi waktu publikasi GSD.
International IDEA berpandangan, dalam 40 tahun terakhir, demokrasi tingkat global mengalami kemajuan luar biasa. Sayangnya, kemajuan malah melambat saat tantangan kritis muncul. Untuk berkontribusi pada upaya global melindungi demokrasi, International IDEA telah mengembangkan publikasi GSD.
The Democracy Ambassadors telah ditugaskan menyoroti tantangan dan perkembangan demokrasi dalam publikasi. Para duta pun akan bergabung dengan seruan International IDEA untuk mendukung dan melindungi demokrasi.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU