Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Mentan Syahrul Yasin Limpo: Cangkang Sawit pun Bisa Jadi Sumber Devisa 

Istana & Kementerian
08 Aug 2020
Mentan Syahrul Yasin Limpo: Cangkang Sawit pun Bisa Jadi Sumber Devisa 

hariansuara.com, Babel – Sepuluh ton cangkang kelapa sawit dikirim ke Jepang dari Provinsi Bangka Belitung (Babel) ke Jepang. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor perdana itu pagi tadi. Hal ini membuktikan, betapa kelapa sawit komoditi potensial yang secara keseluruhan bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan devisa. 

Mentan mengapresiasi ikhtiar Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan yang menyemangati masyarakat, khususnya petani kelapa sawit, serta dukungan TNI dan Polri. Dengan koordinasi yang harmonis, kegiatan perkebunan dan ekspor cangkang kelapa sawit ini dapat terwujud. Mentan juga menggaungkan semangat mengekspor cangkang kelapa sawit kepada provinsi-provinsi lain penghasil serupa. 

Pada kesempatan tersebut, Mentan juga mengkspor produk kreatif dari Kepulauan Babel, yakni mie instan yang dibuat dari tepung tapioka dan sagu. Sesuatu yang lain, bukan? Selama ini yang kita tahu mie instan dibuat dari tepung gandum.

Terobosan baru ini bisa diduplikasi secara luas, sehingga produksi mie instan makin banyak varian, makin terbuka peluang untuk ekspor. Bila ini terjadi, maka Indonesia berpeluang untuk mendapatkan devisa, begitu pun bagi daerah itu sendiri.

“Ubi bisa ditanam di mana saja, karenanya sepatutnya kita apresiasi Gubernur dan perusahaan yang kreatif mengembangkan produksi komoditi yang potensial ini. Dengan adanya mie dari tepung tapioca dan sagu ini berarti menambah varian baru jenis bahan pangan di Indonesia,” ujar Mentan Yasin Limpo yang dikutip hariansuara. “Semoga ini bisa menjadi kekuatan ke depan, terlebih di saat pandemi Covid-19.” (*) hab/zai, Foto: IST

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X