
Jakarta - Kementerian Perhubungan ikut sosialisasi gerakan melaksanakan Pekan Nasional Keselamatan Jalan. Kampanye ini diharapkan membantu meningkatkan kesadaran publik tentang permasalahan keselamatan lalu lintas jalan.Hal tersebut disampaikan Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Surahmat di Hotel Alila, Jakarta, Senin (24/10/2016).Menurut dia, kegiatan ini tak hanya dilakukan di Indonesia. Namun menjadi gerakan dunia, seiring dengan perhatian dunia internasional terhadap permasalahan keselamatan jalan.Bahkan pada tahun 2013 Pemerintah mengeluarkan Inpres Nomor 4 tahun 2013 tentang Dekade Aksi Keselamatan Jalan yang menjadi payung hukum gerakan kampanye keselamatan lalu lintas jalan di Indonesia."Adanya aksi keselamatan jalan ini dalam rangka menurunkan tingkat kecelakaan yang ditargetkan turun sampai 50 persen. Korban dalam tahun ini menurun mencapai sekitar 26 ribu jiwa, dibanding tahun lalu sebesar 30 ribu jiwa," ujar Hendro.Meskipun dalam mencapai target penurunan hingga 50% masih berat, maka dilakukan langkah-langkah yang tercakup ke dalam lima pilar program kerja."Pertama, adanya management keselamatan jalan yang akan dikendalikan Kemenhub. Kedua Jalan berkeselamatan berkendara dari PU PERA. Ketiga pelaku pilar keselamatan akan dituntun dari Kepolisian. Keempat sistem keselamatan tim dari Bappenas dan Kelima pasca keselamatan Kemenkes. Jadi kelima pilar ini harus berjalan," jelasnya.Lanjut Hendro, kampanye keselamatan lalu lintas jalan tak hanya dilakukan di Indonesia. Namun, menjadi gerakan dunia seiring dengan perhatian dunia internasional terhadap permasalahan keselamatan jalan. Gerakan peduli terhadap keselamatan lalu lintas jalan ini dalam lingkup internasional sering dikenal sebagai Global Road Safety Partnership (GRSP). "Melihat fakta di atas sudah selayaknya semua stakeholder menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan keselamatan lalu lintas jalan di Indonesia," tutur Hendro.Pekan Keselamatan Jalan 2016 diakukan dalam berbagai kegiatan seperti sosialisasi selama sepekan. Rangkaian kegiatan Pekan Nasional Keselamatan Jalan dilaksanakan mulai tanggal 24 – 30 Oktober 2016 meliputi :a) Press Conference atau publikasi ke media.b) Sosialisasi Keselamatan kepada pelajar SMP dan SMA (8 sekolah) di Jakarta.c) Sosialisasi Keselamatan kepada Perguruan Tinggi Universitas Trisakti Jakarta.d) Sosialisasi Keselamatan kepada Lomba Kesenian Pekan Keselamatan berupa vocal grup di Season City.e) Coaching Clinic Safety Riding oleh Tim Pengajar IMI di Taman Lalu Lintas Cibubur.f) Puncak acara dengan berjalan kaki (fun walk) yang berkeselamatan bersama Menteri Perhubungan RI, para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, staf Kementerian Perhubungan, para tamu undangan dan anak-anak peserta sebanyak 1000 (seribu). Pada puncak acara tersebut akan dilakukan juga lomba melukis menggunakan media lukis kanvas dengan peserta sebanyak 200 (dua ratus) anak-anak Sekolah Dasar.Sebagai tindak lanjut dari Pekan Keselamatan Jalan tahun 2016, Kemenhub telah melaksanakan beberapa langkah nyata terkait permasalahan keselamatan lalu lintas jalan di Indonesia. Contoh program Pembangunan ZoSS (Zona Selamat Sekolah), Program RASS (Rute Aman Selamat Sekolah) dan Program LRK (Lokasi Rawan Kecelakaan). (*) Albi Wahyudi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU