Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Menhub Siapkan 4 Strategi untuk Mantapkan Tol Laut

Istana & Kementerian
10 Nov 2016
  Menhub Siapkan 4 Strategi untuk Mantapkan Tol Laut

 

 

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan empat strategi Untuk memantapkan keberhasilan program tol laut yang dicanangkan Pemerintah. Salah satunya seperti memberikan stimulus bagi para pelaku-pelaku agrikultur di wilayah timur.Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara Indonesian Cabotage Advocation Forum ke-6 dan Forum Konsolidasii Industri Kemaritian Nasional di Universias Indonesia, kemarin.“Untuk memantapkan program tol laut, kita harus melakukan beberapa hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Setidaknya ada 4 hal yang akan kita inisiasi dalam upaya mengembangkan tol laut,” kata Menhub Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/11/2016), malam.

Dijelaskan Budi, dalam pemberian stimulus ini, agar ada suatu produk dari wilayah tersebut yang dapat mengisi muatan balik kapal-kapal dari wilayah timur ke wilayah barat. Hal ini diperlukan agar ada permintaan dari wilayah timur untuk produktifitas yang bisa dikirim ke wilayah barat.

“Hal itu perlu dilakukan agar ada daya dobrak dari wilayah timur untuk menghasilkan barang produktif yang bisa dibawa kembali oleh kapal-kapal ke wilayah barat,” ujarnya.Hal kedua yaitu, merevitalisasi pelabuhan-pelabuhan dengan melibatkan peran BUMN dan swasta. Revitalisasi ini agar sineergi antara swasta dan BUMN bsa memberikan ilai tambah.“Kami banyak mengelola pelabuhan tapi masih kurang sinergi. Untuk itu kami ajak swasta dan BUMN untuk turut serta mengembangkan dan merevitalisasi  agar lebih sinergi, sehingga lebih bisa memberikan nilai tambah bagi daerah tersebut,” ujarnya.

Hal ketiga, yaitu melibatkan semua pelaku industri perkapalan, agar perusahaan pelayaran yang bekerja di sistem yang ada lebih produktif dan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Adapun keempat, yaitu memberikan ruang yang lebih besar bagi galangan kapal untuk ikut serta membangun kapal.“Kami sedang perjuangkan yaitu agar proses pembelian kapal tidak lagi dilakukan Kemenhub, tapi swasta. Kemudian kami meminta ijin kepada Kemenkeu agar bisa berikan kontrak jangka panjang antara 5 sampai 10 tahun kepada perusahaan pelayaran, agar bisa hidup," tuturnya."Jadi, Swasta beli kapal ke galangan, kami (Kemenhub) tinggal memberikan subsidi ke masing-masing pihak dan mengontrol apakah uang subdisidi  itu manfaatnya sampai ke masyarakat,” tuturnya.Program tol laut beserta pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi yang telah dijalankan pemerintah telah membuahkan hasil nyata. Budi mengatakan, pada tahun 2016 ini, telah ada 96 trayek perintis dan 6 trayek tol laut. Pengembangan yang dilakukan, lanjut Menhub Budi, terbukti mampu menurunkan disparitas harga antara wilayah Timur dan Barat. “Harga Semen di pulau Sabu (provinsi NTT) turun 14 persen, dan harga ayam ras di Namlea (Maluku) turun 49 persen,” imbuhnya.Budi menekankan, sesuai arahan Presiden bahwa dalam setiap pembangunan infrastruktur, harus dapat dioptimalkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Upayakan yang kita bangun itu deliver atau hadir. Jangan bangun pelabuhan panjang-panjang tetapi kapalnya tidak ada, incomenya tidak ada, dan barangnya tidak ada," jelasnya.  (*)  Ikram Ramadhan

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X