
Jakarta – Hasil riset karya dalam negeri yang dijadikan industri mengalami peningkatan tahun. Angkanya menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir tahun ini melampaui target.
"Jumlahnya telah melampaui target. Target awalnya hanya 20 riset yang menjadi industri, tapi hingga saat ini sudah ada 45 riset," ujar Nasir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/11/2016).
Dijelaskan Nasir, upaya pemerintah berhasil meningkatkan kerjasama dengan pihak industri. Hal ini tyang membuat peningkatan hasil riset.
“Kerjasama ini meningkatkan hasil riset yang menjadi industri,” katanya.
Dia berharap dengan kerjasama dengan industri maka semakin banyak hasil riset yang dijadikan industri.
Pasalnya, selama ini,kata dia, hasil riset banyak sebatas menjadi jurnal tanpa menjadi produk. Seharusnya, hasil riset yang dihasilkan peneliti bisa menyelesaikan persoalan.
"Ke depan kami dorong, agar para peneliti menghasilkan riset yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi masyarakat." Hasil riset tersebut diharapkan dapat menjadi inovasi.
Dibanding dengan negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura, kesiapan teknologi di Tanah Air terbilang lamban.
Namun, hal tersebut harus dijadikan peluang agar riset yang ada semakin berkembang.
"Perkembangan kita masih lamban jika dibandingkan negara lain, tapi saya harap jangan sampai patah semangat. Harus menjadikannya sebagai peluang untuk menghasilkan riset yang nantinya melahirkan inovasi," ujarnya. (*)
Antara
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU