
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) gencar sosialisasi dan edukasipenyaluran bantuan sosial nontunai. Sosialisasi dan edukasi ini penting untuk menyampaikan panduan agar ada antisipasi jika terjadil hal yang tak dinginkan."Bimbing mereka (penerima manfaat, red) bagaimana menggunakan rekening bantuan sosial, bagaimana merencanakan keuangan keluarga, apa manfaat menabung dan yang tidak kalahpenting adalah juga cara menyampaikan pengaduan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (18/11/216).Puan menyerahkan bantuan sosial PKH nontunai secara simbolis kepada perwakilan dari 1.000 penerima manfaat PKH dari Kecamatan Senen dan Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.Dalam acara ini, Menko PMK meminta agar para penerima manfaat tidak hanya diberikan bantuan tetapi juga harus terus menerus diberikan sosialisasi dan edukasi mengenai program bantuan sosial yang kini mulai disalurkan secara nontunai.Menurutnya, agar penyaluran bansos nontunai berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh penerima manfaat, upaya sosialisasi harus terus dilakukan. Dengan cara ini, akses masyarakat kepada jasa layanan keuangan menjadi terbuka, kegiatan ekonomi meningkat dan masyarakat sejahtera."Ini tugas pendamping PKH untuk sosialisaikan. Harus aktif mendatangi dan memberi sosialisasi kepada ibu-ibu penerima bantuan. Jangan sampai salah karena satu pendamping harus memberikan sosialisasi kepada 200 penerima PKH," kata Menko PMK.Adapun Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, penyaluran bansos PKH nontunai sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo saat Rapat Terbatas pada 26 April 2016.
Dalam hal ini, instruksi Presiden Jokow bagaimana tentang Keuangan inklusif di mana setiap Bantuan Sosial dan Subsidi agar disalurkan secara Nontunai dan menggunakan sistem perbankan untuk memudahkan kontrol, pemantauan, dan memenuhi syarat penyaluran tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah."Untuk awal penyaluran bantuan non tunai, Kemensos melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) menargetkan satu juta keluarga penerima manfaat di 20 Provinsi dan 68 Kab/Kota untuk penyaluran tahap III dan IV tahun 2016," jelasnya. (*) Ikram Ramadhan
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU