Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Turunkan Emisi, Pemerintah Indonesia Siap Perkuat Ekosistem Laut dan Hutan Mangrove

Istana & Kementerian
21 Nov 2016
Turunkan Emisi, Pemerintah Indonesia Siap Perkuat Ekosistem Laut dan Hutan Mangrove

 

 

Jakarta - Pemerintah Indonesia akan memperkuat fungsi ekosistem laut dan mangrove sebagai bagian penurunan emisi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Upaya ini sebagai tindak lanjut kesepakatan Perjanjian Paris. 

 

Staf Ahli menteri Bidang Kebijakan Publik, Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) Achmad Poernomo menyatakan, dengan potensi lahan Mangrove seluas 32 juta ha dan padang lamun 3 juta ha, peran ekosistem pesisir tersebut besar menyumbang penurunan emisi. 

 

"Terdapat tiga ekosistem yang berpotensi sebagai karbon biru yaitu mangrove, padang lamun dan kawasan payau," ujar Poernomo di Jakarta, Senin (21/11./2016).

 

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nur Masripatin mengatakan pihaknya menyambut baik kemitraan karbon biru atau Blue Carbon Partnership yang mengadakan diskusi konstruktif untuk mengedepankan peranan karbon biru dalam upaya mitigasi dan adaptation dampak perubahan iklim. 

 

Nur menambahkan, Indonesia masuk dalam anggota kemitraan karena memiliki praktik-praktik konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem pesisir dan laut di berbagai daerah.  

 

Peranan ekosistem pesisir dan laut Indonesia teritegrasi dalam mitigasi dari sektor lahan, Diperlukan perhitungan kompherenshif dan angka kuantitatif untuk memasukkan secara bertahap pada masa mendatang.

 

Upaya ini juga memerlukan lebih banyak kajian dan peta jalan agar isu karbon biru bisa masuk dalam agenda perubahan iklim global.

 

Nur yang juga bertindak selaku Ketua Tim Negosiator Delegasi Indonesia menyatakan, bahwa peranan ekosistem pesisir dan laut baru masuk agenda negosiasi dan secara serius memperoleh dukungan pada COP21 di Paris tahun yang lalu.

 

Peranan ekosistem hutan telah dibahas sejak COP11 di Montreal tahun 2005 dan diputuskan pada COP13 di Bali tahun 2007, sehingga dalam NDC 1 Indonesia sektor lahan ‘membungkus’ peranan ekosistem daratan termasuk ekosistem mangrove dan pesisir pantai.  (*)  Albi Wahyudi

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X