Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Hadapi Liburan Natal-Tahun Baru, Kemenhub Siagakan Semua Sarana Transportasi

Istana & Kementerian
07 Dec 2016
Hadapi Liburan Natal-Tahun Baru, Kemenhub Siagakan Semua Sarana Transportasi

 

 

Jakarta – Kementerian Perhubungan menyatakan telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menghadapi musim libur Natal dan tahun baru 2017. Koordinasi dan persiapan ini untuk mengantisipasi lonjakan di semua sarana transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta api.

 

Koordinasi dilakukan seperti dengan Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, hingga Pertamina.“Dan diputuskan satu koordinator dalam satu tempat/center di Korlantas Polri,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantornya, Selasa (6/12/2016), kemarin.

Budi mengatakan, pihaknya juga membicarakan detail tentang kebijakan terkait sarana transportasi liburan Natal. Pertama, Kementerian Perhubungan memberikan surat edaran atau surat keputusan berkaitan keharusan dengan rem cek kepada kapal laut, pesawat terbang, mobil dan transportasi lainnya.Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan setiap kepala daerah provinsi atau gubernur. “Kedua kita juga minta kepada Gubernur untuk menindaklanjuti upaya peningkatan persiapannya. Hal lain, kita juga menetapkan posko monitoring kira-kira waktu piketnya itu dari tanggal 18 Desember 2016 sampai tanggal 9 Januari 2017,” ujar Budi. Dijelaskan Budi, wilayah monitoring yang akan dilakukan adalah Seluruh Wilayah Indonesia dengan titik berat pada angkutan jalan di 13 Provinsi, 45 terminal. Untuk Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) sebanyak 8 lintasan, angkutan laut sebanyak 52 pelabuhan, angkutan udara di 35 bandara, serta untuk angkutan kereta api  sebanyak 9 Daop di Pulau Jawa dan 4 Divre di Sumatra. Budi pun memprediksi untuk angkutan umum periode Natal 2016 dan Tahun Baru 2017  sebanyak 2.586.787 atau lebih dibandingkan realisasi tahun 2015 yang sebanyak 2.594.030. Angka ini mengalami pertumbuhannya sekitar 0.28%. Sedangkan pada angkutan penyeberangan priode Nataru diprediksi sebanyak 1.817.781 atau melebihi realisasi di tahun lalu sebanyak 1.812.972. Pertumbuhan ini dengan prediksi sekitar 0.27%. Adapun untuk angkutan Kereta Api diprediksi sebanyak 5.570.543 melebihi dari realisasi di 2015 sebanyak 5.272.075 dengan prediksi pertumbuhan sekitar 6%. “Untuk Angkutan Laut pada diprediksi sekitar 856.823 melebihi sedikit dari realisasi tahun lalu sebanyak 840.023 dengan prediksi pertumbuhan sekitar 2%," tuturnya.Sedangkan angkutan udara dari 35 bandara dari H-7 sampai dengan H+7 periode Natal dan Tahun Baru diperkirakan sebanyak 7.113.456 melebihi dari realisasi tahun lalu sebanyak 6.522.693 dengan prediksi pertumbuhan sekitar 9%.  (*)   Albi Wahyudi

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X