
Jakarta – Kementerian Perhubungan siap menghadapi masa angkutan laut saat liburan Natal dan Tahun Baru dengan menyediakan Posko Angkutan Laut di 52 pelabuhan Indonesia. Seluruh pelabuhan laut ini akan terus dimonitor dan dipantau Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
“Saya terus menginstruksikan sekaligus memberikan semangat kepada seluruh jajaran perhubungan laut yang sedang bertugas khususnya di angkutan laut Natal dan Tahun Baru.” kata Dirjen Perhubungan Laut Tonny Budiono dalam keterangannya, Selasa (20/12/2016).
Dijelaskan Budi mengacu data per 20 Desember 2016, jumlah penumpang naik hingga pukul 08.00 WIB sebanyak 59.358 orang. Sementara, penumpang turun sebanyak 59.690 orang dari total 52 pelabuhan yang dipantau Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru.
“Dari 52 pelabuhan pantau tersebut, pelabuhan terpadat adalah pelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan jumlah penumpang naik sebanyak 7.798 orang penumpang dan penumpang turun sebanyak 7.980 orang,” tuturnya.
Sementara, dari hasil laporan Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru disebutkan pada H-5 ini belum terjadi lonjakan penumpang di pelabuhan. Penumpang yang tak diangkut kapal juga disebutkan tak ada.
“Dari hasil laporan posko dan pengamatan CCTV hingga H-5 terhadap 52 pelabuhan, semua berjalan lancar dan belum ada lonjakan penumpang kapal untuk Angkutan Laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017,” tuturnya.
Tonny juga mengapresiasi para petugas Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Operator Kapal dan masyarakat pengguna jasa karena telah bersinergi serta saling dukung dalam mewujudkan keselamatan pelayaran yang selamat, aman, nyaman, efektif dan efisien.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung dan menjaga keselamatan pelayaran tanpa kompromi. Saya berpesan untuk para Nakhoda Kapal agar memperhatikan faktor cuaca ketika akan berangkat dan khusus untuk para penumpang kapal,” jelasnya. (*) Melly T. Safei
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU