Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Presiden Saksikan Deklarasi Pemagangan Nasional Untuk Tingkatkan Daya Saing

Istana & Kementerian
23 Dec 2016
Presiden Saksikan Deklarasi Pemagangan Nasional Untuk Tingkatkan Daya Saing

 

Karawang, Jawa Barat (Antara) - Presiden Joko Widodo menyaksikan deklarasi Pemagangan Nasional untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

 

"Ini yang harus kita tingkatkan. Kualitas skill, kualitas SDM, sehingga bonus demografi yang ada itu tidak sia-sia," kata Presiden dalam sambutannya saat Deklarasi Pemagangan Nasional bertema Menuju Indonesia Kompeten di kawasan Karawang International Industrial City, Karawang, Jawa Barat, Jumat.

 

Menurut Presiden, Indonesia perlu menyiapkan SDM yang berkualitas. Yang memungkinkan terjadinya pelompatan kemajuan untuk mengejar ketertinggalan daya saing dengan negara lain.

 

Jokowi menjelaskan selain penyiapan kualitas SDM, Indonesia juga perlu menyiapkan lapangan kerja agar daya tersebut dspat terserap maksimal.

 

"Oleh sebab itu pemagangan nasional ini harus paralel dengan masuknya investasi yang sebesar-besarnya ke negara kita. Baik investasi dunia usaha di dalam negeri maupun investasi dari luar. Tanpa itu tidak akan terjadi penciptaan lapangan pekerjaan," kata Presiden.

 

Pemerintah akan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi industri dan perusahaan yang ada di Indonesia. Misalnya Apindo dan Kadin, untuk pemagangan nasional itu.

 

"Mayoritas penduduk kita yang ada di usia produktif harus menjadi aktor-aktor pembangunan, aktor-aktor inovasi. Jangan sampai bonus demografi kita ini berubah menjadi sebuah kumpulan pengangguran. Ini yang harus kita hindari," tegas Presiden.

 

Sejumlah pejabat negara yang hadir pada deklarasi tersebut antara lain Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar.

 

Deklarasi itu diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI dan didukung oleh Apindo serta Kadin Indonesia.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X