
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menanam 18.000 bibit atau batang pohon cabai di wilayah Kabupaten Ciangir, Tangerang Selatan.
"Penanaman pohon-pohon cabai itu dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi harga cabai yang naik turun. Sekaligus menambah pasokan cabai di ibukota," kata Kepala Biro Perekonomian DKI Sri Haryati di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, penanaman pohon-pohon cabai tersebut akan dilakukan di lahan seluas satu hektare.
"Lahan yang akan digunakan untuk penanaman itu seluas 1 hektare. Saat ini, Dinas KPKP DKI masih dalam tahap pembibitan. Nantinya, cabai-cabai itu akan ditanam di dalam polybag," ujar Sri.
Dia menuturkan lahan yang digunakan itu merupakan salah satu aset milik Pemprov DKI Jakarta. Rencananya, di lahan tersebut akan dibangun panti jompo. Namun sebelumnya, lahan itu akan dimanfaatkan lebih dulu untuk pertanian.
"Apalagi, pasokan cabai ke Jakarta sering kali berkurang. Sehingga berdampak terhadap kenaikan harga. Makanya, kami manfaatkan dulu lahan itu untuk menanam cabai. Kalau berhasil, lumayan untuk menambah pasokan," tutur Sri.
Saat ini pihaknya juga tengah mengembangkan program penanaman cabai di ibukota. Dalam program tersebut, setiap satu keluarga akan diberi empat batang cabai untuk ditanam dan dirawat masing-masing.
"Satu batang pohon cabai bisa menghasilkan sekitar 600 sampai 800 ons cabai. Program itu sudah cukup berhasil di wilayah Jakarta Pusat. Kami kembangkan terus di wilayah-wilayah lainnya," ungkap Sri.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU