Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Kemenpar-GIPI Bangun Pariwisata Sebagai ‘Core Business’ Indonesia

Istana & Kementerian
07 Mar 2017
Kemenpar-GIPI Bangun Pariwisata Sebagai ‘Core Business’ Indonesia

 

Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) untuk meningkatkan penjualan produk pariwisata Indonesia ke mancanegara.

 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pariwisata ditetapkan menjadi core business Indonesia karena memiliki banyak keunggulan diantaranya sebagai penghasil devisa terbesar.

 

Diperkirakan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB/Pendapatan domestik bruto) nasional yang semula sebesar 9,5% pada 2014 akan meningkat menjadi 15% pada 2019 mendatang, begitu pula lapangan kerja yang tercipta semula 11 juta menjadi 13 juta.

 

Industri pariwisata mempunyai keunggulan komparatif karena menjadi terbaik di kawasan regional. Pesaing utama pariwisata Indonesia adalah Thailand, sedangkan negara ASEAN lainnya mudah dikalahkan.

 

Keunggulan komparatif lainnya adalah country branding wonderful Indonesia yang semula tidak masuk ranking branding dunia, sekarang berada di ranking 47 sehingga mencerminkan positioning dan differentiating Indonesia di tingkat dunia.

 

Setelah ditetapkan sebagai core business negara, menurutnya, maka alokasi sumber daya terutama anggara harus diprioritaskan.  

 

Arief optimistis, Indonesia akan dapat memenangkan persaingan di tingkat regional dan global apabila seluruh Kementerian/Lembaga yang ada bersatu padu untuk fokus mendukung core business yang telah ditetapkan.

 

Menurut Arief, merupakan strategi untuk membangun pariwisata sesuai dengan target nasional yang memerlukan peran dan dukungan dari semua elemen yang tergabung dalam sinergisitas pentahelix (akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media).

 

Sementara itu, GIPI sebagai mana amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan menjadi payung bagi seluruh organisasi pariwisata di Indonesia dan menjadi mitra kerja pemerintah.

 

“GIPI berperan sebagai ujung tombak dalam mendukung pencapaian target pemerintah sebagaimana perannya industri adalah leading, sedangkan pemerintah sebagai supporting,” jelas Arief.

 

Ketua Umum GIPI Didien Junaedy mengatakan, tahun 2017 menjadi momentum untuk meningkatkan kegiatan penjualan produk wisata secara maksimal karena dua tahun terakhir ini kegiatan branding dan advertising yang dilancarkan Kemenpar secara global dan massif telah berhasil membangun citra dan persepsi global terhadap destinasi Indonesia.

 

“Tahun ini sebagai momentum untuk melakukan selling the products sebagai upaya mencapai target pariwisata nasional,” kata Didien.(Albi Wahyudi)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X