
Jakarta – Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa regulasi pertanahan harus sejalan dengan reformasi agraria yang ingin diwujudkan pemerintah, dalam hal ini keadilan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah atau lahan.
“Jangan sampai tanah hanya dikuasai oleh sekelompok kecil orang atau badan usaha yang selanjutnya dalam jangka menengah dan jangka panjang akan memicu ketimpangan yang tajam,” jelas Presiden, Rabu.
Ia juga mengingatkan, bahwa regulasi mengenai pertanahan harus mampu mengatasi masalah-masalah pertanahan yang belakangan marak. Seperti beberapa proyek pembangunan strategis yang berdampak besar untuk rakyat, tetapi harus tertunda karena masalah pembebasan lahan.
“Saya ingin agar dalam mengatur pertanahan dibutuhkan sistem hukum, sistem administrasi pertanahan yang komprehensif, yang visioner, yang tidak tambal sulam dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama,” ujar Presiden.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU