
hariansuara.com, Jakarta – Kementerian ESDM melakukan pendekatan beberapa perusahaan besar untuk berinventasi dalam 15 wilayah kerja minyak dan gas bumi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menggelar acara "Breakfast Meeting” untuk secara langsung menemui investor.
"Tahun lalu ketika lelang dibuka banyak yang berminat tapi pemenangnya tidak ada. Tahun ini kita ubah pendekatannya. Kita yang lebih proaktif," kata Wamen Arcandra Tahar usai acara "Breakfast Meeting" di Ruang Sarulla Kementerian ESDM Jakarta, Jumat.
Arcandra mengatakan WK Migas yang dipromosikan merupakan WK yang ditawarkan pada Konvensi dan Pameran Indonesian Petroleum Association (IPA) Mei 2017 dengan jumlah 15 WK migas terdiri dari 10 WK konvensional dan 5 WK nonkonvensional.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan dari 15 blok migas, 10 blok yang ditawarkan di antaranya tersebar dari wilayah Indonesia bagian Barat sampai Timur.
"Di Aceh ada dua, Andaman I dan Andaman II. Di ujung utara sekitar Natuna ada South Tuna dan Tongkol. Kemudian turun ke Selat Sunda namanya Blok Merak-Lampung. Di Papua ada Kasturi III dan Memberamo," kata Wirat.
Kementerian ESDM pun telah dan akan mengawal serta memastikan perizinan dan birokrasi di pengusahaan hulu migas semakin sederhana, cepat dan efisien melalui terbitnya Permen ESDM No 29/2017 yang menyederhanakan izin migas menjadi hanya tinggal enam perizinan. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU