Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Menhub : Terminal Khusus di Batam yang Tidak Produktif Akan Dimerger

Istana & Kementerian
25 Sep 2017
Menhub : Terminal Khusus di Batam yang Tidak Produktif Akan Dimerger

 

 

hariansuara.com, Batam - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam lawatannya ke Batam, Minggu (24/9) mengatakan guna membuat Batam makin kompetitif, pihaknya akan menginventarisir terminal khusus yang ada. Menurutnya terminal khusus yang tidak produktif akan dimerger untuk mengurangi jumlahnya.

 

“Terminal khusus itu makin banyak bukan makin baik, malah makin tidak kompetitif. Saya akan inventarisir terminal khusus di Batam, yang tidak produktif akan dimerger. Sehingga jumlah terminal khusus ini mengecil. Karena kalau makin banyak maka makin banyak celah atau potensi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujar Menhub dalam keterangan tertulisnya kemarin.

 

Selain menginventarisir jumlah terminal khusus, Menhub mengatakan pihaknya juga akan mengevaluasi keberadaan terminal khusus baik yang sudah ada izin maupun yang belum ada izin. Menhub meminta agar terminal khusus yang belum memiliki izin untuk segera mangajukan izin. Dalam pemberian izin nanti akan dilihat apakah lokasi tersebut memang dibutuhkan untuk suatu terminal khusus.

 

“Dalam pemberian izin, kita lihat jika memang terminal khusus itu dibutuhkan maka izinnya jangan dipersulit. Sebaliknya jika tidak dibutuhkan maka izinnya jangan diberikan,” pungkas Menhub.

 

Lebih lanjut Menhub mengingatkan baik kepada petugas dari Kementerian Perhubungan maupun dari pengusaha swasta untuk selalu menjaga integritas. Ia mengatakan integritas diperlukan dalam iklim yang kompetitif, karena tanpa integritas yang baik sulit untuk melakukan kegiatan yang produktif.

 

Menhub menegaskan kepada pengusaha swasta untuk jangan mencoba-coba memberikan suap atau pungli kepada petugas Kementerian Perhubungan baik dengan media apapun. Jika ketahuan, Menhub tidak segan-segan untuk bertindak tegas.

 

“Sekarang bukan saatnya lagi untuk melakukan hal itu (suap). Saya tidak akan mentolerirnya. Batam adalah tempat yang baik, tempat yang potensial, tetapi jangan sekali-sekali memberikan ‘sesuatu’ kepada petugas. Lakukan dengan baik kalau ada yang mempersulit laporkan kepada saya,” tegas Menhub.

 

Menurut Menhub, saat ini Indonesia hidup dalam iklim kompetisi dengan negara-negara lain, jadi kalau sudah dibebani dengan biaya-biaya yang tidak patut, maka akan membuat Indonesia tidak kompetitif.

 

“Tanpa biayapun kalau kita kurang gigih maka tidak kompetitif, apalagi dibebani dengan biaya macam-macam. Bagi investasi dan usaha yang baik kita akan dukung, tapi sekali lagi jangan menggoda teman-teman di Perhubungan dengan maksud tertentu. Kalau anda bagus pasti kita support,” urai Menhub.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X