hariansuara.com, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan Proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) tidak akan mangkrak pembangunannya.
“Proyek seperti MRT dan LRT yang membutuhkan biaya yang besar dan banyak sekali yang harus dipersiapkan. Oleh karenanya proyek MRT yang rencananya akan selesai tahun 2018 dan LRT ke Bekasi dan Bogor Insya Allah akan selesai tahun 2019 dan saya pastikan tidak akan mangkrak,” ujar Menhub Budi Karya Biro dikutip dari Komunikasi dan Informasi Publik Menhub, Jumat, (6/10).
Menhub juga menjabarkan instruksi dari Presiden untuk memastikan pembangunan yang dilakukan dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, Presiden juga menugaskan untuk memastikan segala proyek berjalan dengan semestinya.
“Presiden selalu mengatakan kepada kami bahwa untuk pembangunan menggunakan prinsip money follow program, artinya setiap rupiah yang dibangun itu bukan saja membangun tetapi dipastikan pembangunan itu bisa berfungsi. Oleh karenanya selain tugas saya untuk menjamin konektivitas, ada kewajiban saya yang harus memastikan segala proyek itu memang jadi dibangun,” tutup Menhub Budi Karya.
Sebagai informasi saat ini sedang dilakukan proses pengerjaan MRT Jalur Selatan - Utara Fase I (Lebak Bulus – Bundaran HI) sepanjang 16 km. Saat ini secara keseluruhan progresnya telah mencapai 78,01 % dengan nilai investasi Rp. 14 triliun. Direncanakan pada Maret 2019 sudah akan beroperasi.
Adapun progres pembangunan untuk LRT pada awal bulan September tercatat telah mencapai 19,219 %. Untuk lintas pelayanan Cawang – Cibubur progresnya 36,840 %, untuk lintas pelayanan Cawang – Dukuh Atas progresnya 5,245 %, sedangkan untuk lintas pelayanan Cawang – Bekasi Timur progresnya telah mencapai 20,594 %.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU