
hariansuara.com, Jakarta – Guna meningkatkan perekonomian nasional dan efisiensi logistik, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggandeng Fujitrans Corporation untuk pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) terintegrasi di wilayah Lampung.
“Saat ini, Pemerintah Indonesia tengah mendorong percepatan pembangunan kawasan industri maritim (KIM) terintegrasi, yaitu Repindo International Maritime Industrial Park di Tanggamus, Teluk Semangka, Lampung,” ujar Airlangga dalam siaran pers Kemenperin di Jakarta, Selasa (17/10).
Menurut Menperin, pembangunan KIM berperan penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Oleh karenanya, Kemenperin berharap agar Fujitrans Corporation, sebagai salah satu investor di KIM Tenggamus agar dapat segera merealisasikan penanaman modalnya.
“Mereka ingin membangun industri galangan kapal, kawasan recycle kapal, industri terkait kapal lainnya, serta perusahaan logistik di KIM Tanggamus,” sebutnya. Kawasan dengan luas lahan sekitar 3.500 hektare ini digadang akanmenjadi tempat produksi kapal terbesar di Asia Tenggara.
Selain itu, Menperin menyampaikan, Fujitrans sempat memberikan masukan mengenai sistem logistik yang lebih efisien dengan penggunaan kapal RORO vessel, di mana moda transportasi laut ini dapat dimanfaatkan pelaku industri di Indonesia guna mendistribusikan produknya tanpa banyak memakan waktu. Pasalnya, di dalam kapal tersebut tidak hanya mengangkut kontainer muatan barang, tetapi juga sekaligus truk kontainernya.
“Kalau sistem konvensional kan pakai kontainer dari pabrik ke pelabuhan, dan itu harus dua hari menunggu untuk bongkar muatnya.Dengan sistem ini, truk kontainer dimasukkan ke kapal, sehingga point to point, tidak perlu lagiloading dan unloading. Di Indonesia sekarang sudah mulai, pelabuhannya tidak perlu pakai crane,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menperin menyatakan, pihaknya juga mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Proyek strategis ini diyakini mampu menurunkan biaya dan mempermudah akses logistik bagi manufaktur-manufaktur khususnya yang berlokasi di kawasan industri Jawa Barat.
“Kami memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara Indonesia dan Jepang dalam pembanguan Pelabuhan Patimban ini. Industri akan berkembang kalau segera diselesaikan. Apalagi akan dibangun port khusus industri otomotif,” tuturnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU